SPORT
MilkLife Strikers Libas Lion City Sailors 6-1 di Laga Perdana Singa Cup 2026
apakabar.co.id, JAKARTA - MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah Lion City Sailors, tim sepak bola putri Indonesia kategori Girls U-12 tersebut menang telak 6-1 di The Rainforest Hub, West Coast, Singapura, Minggu (1/11).
Penyerang asal SD Kristen Manahan Surakarta, Ika Wonda, menjadi bintang kemenangan MilkLife Strikers setelah mencetak tiga gol atau hat-trick. Sementara tiga gol lainnya disumbangkan Locita Waranggani, Keyla Azzahra Putri, dan Nadia Shakila Azzahra.
MilkLife Strikers langsung mendapat tekanan melalui permainan high pressing yang diterapkan Lion City Sailors sejak awal pertandingan. Namun, skuad asuhan Jacksen F. Tiago mampu keluar dari tekanan dengan mengandalkan permainan umpan pendek dan penguasaan bola.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ketiga. Locita Waranggani berhasil menembus pertahanan lawan dan membuka keunggulan MilkLife Strikers.
Gol cepat tersebut membuat permainan Lion City Sailors mulai kehilangan keseimbangan. MilkLife Strikers kemudian menggandakan keunggulan melalui sundulan Keyla Azzahra Putri pada menit kedelapan.
Hanya berselang satu menit, Nadia Shakila Azzahra sukses mengeksekusi tendangan penalti untuk mengubah skor menjadi 3-0. Ika Wonda kemudian mengambil alih perhatian dengan memborong dua gol tambahan dalam rentang satu menit pada menit ke-10.
Keunggulan 5-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MilkLife Strikers tetap berusaha menjaga intensitas serangan. Namun, Lion City Sailors mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Hana Raiqa pada menit ke-23.
MilkLife Strikers tidak membiarkan momentum beralih ke kubu lawan. Ika Wonda kembali mencatatkan namanya di papan skor pada tiga menit terakhir pertandingan sekaligus melengkapi hat-trick. Skor 6-1 menjadi hasil akhir laga perdana MilkLife Strikers di Singa Cup 2026.
Pelatih MilkLife Strikers, Jacksen F. Tiago, mengapresiasi efektivitas anak asuhnya dalam memanfaatkan peluang. Menurutnya, kemampuan pemain mengatasi tekanan dan rasa gugup pada pertandingan pertama menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut.
“Saya bilang ke anak-anak bahwa peluang sekecil apa pun harus bisa dimaksimalkan. Itu yang mereka lakukan hari ini. Tadi tim lawan sempat melakukan high pressing, dari sana kami berhasil mengeksploitasi kekosongan lini belakang mereka,” ujar Jacksen.
Ia juga mengaku senang melihat mentalitas para pemain yang tidak gentar menghadapi salah satu tim kuat Singapura.
“Saya juga senang para pemain bisa mengatasi kegugupan di hari pertama. Apalagi kami berhasil menang melawan tim kuat seperti Lion City Sailors. Bagi saya, mereka bisa datang ke sini dan mendapatkan pengalaman bermain itu sudah sangat berharga,” katanya.
Jacksen menambahkan, kekompakan tim yang terlihat di lapangan merupakan hasil dari persiapan intensif sebelum bertolak ke Singapura. Pembentukan chemistry menjadi salah satu fokus utama karena para pemain berasal dari latar belakang sekolah dan tim yang berbeda.
Sementara itu, Ika Wonda mengaku senang bisa membantu MilkLife Strikers meraih kemenangan pada pertandingan pembuka. Ia menyebut tiga gol yang dicetaknya merupakan buah dari kerja keras selama menjalani pemusatan latihan.
“Pastinya saya senang hari ini bisa menang. Ini berkat kerja keras semua pemain yang sepanjang pemusatan latihan berlatih dengan giat. Latihan kami cukup intensif sebelum sampai ke sini,” tutur Ika.
Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilannya mencetak hat-trick tidak lepas dari instruksi khusus Jacksen.
“Coach Jacksen berpesan kepada saya kalau tugas striker itu mencetak gol. Senang hari ini bisa melakukan tugas dengan baik,” ucapnya.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menyebut hasil positif tersebut menjadi modal penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia, khususnya di level usia dini.
Menurut Teddy, keikutsertaan MilkLife Strikers di Singa Cup 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif kepada para pemain terbaik hasil pembinaan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
“Ini merupakan bagian dari usaha kami untuk terus mengembangkan pembinaan sepak bola putri sejak level grassroot. Dalam konteks Singa Cup, kami coba memberikan kesempatan kepada para pemain terbaik untuk bertanding di level yang lebih kompetitif,” kata Teddy.
Ia menilai turnamen internasional tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Dengan menghadapi tim dari berbagai negara, para pemain diharapkan memperoleh pengalaman, meningkatkan kualitas permainan, serta menambah jam terbang sebelum melangkah ke jenjang kompetisi berikutnya.
Singa Cup merupakan turnamen sepak bola kelompok usia dini yang digelar di Singapura sejak 2011. Pada edisi 2026, turnamen ini diikuti 136 tim dari 13 negara.
MilkLife Strikers berpartisipasi pada kategori Girls U-12 dengan mengirimkan 16 pemain pilihan hasil MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Kategori Girls U-12 diikuti empat tim yang tergabung dalam satu grup dengan sistem round-robin pada 1-3 November 2026. Dua tim teratas akan melaju ke partai final, sedangkan dua tim lainnya memperebutkan posisi ketiga.
Kemenangan atas Lion City Sailors membuat MilkLife Strikers mengoleksi tiga poin dan bersaing di papan atas klasemen bersama Selangor FC Academy A yang juga mengantongi tiga angka.
Pada pertandingan berikutnya, Senin (2/11), MilkLife Strikers akan menghadapi wakil Nepal, Rato Bangala School, di The Rainforest Hub, Singapura. Kemenangan kembali menjadi incaran untuk menjaga peluang melangkah ke final.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

