apakabar.co.id, JAKARTA – Astra Financial mencatatkan total aset sebesar Rp185 triliun hingga Desember 2023. Jumlah tersebut naik 4,5 persen atau sebesar Rp177 triliun pada 2022.
Pihak Astra Financial mengklaim peningkatan pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan portofolio bisnis yang signifikan di sektor pembiayaan dan asuransi dan pengembangan layanan keuangan berbasis digital.
“Pencapaian Astra Financial selama 4 dekade berkat dedikasi manajemen, karyawan, serta mitra usaha, yang didukung penuh oleh pemangku kepentingan yaitu pelanggan, regulator, media dan pihak lain yang telah memberikan kepercayaan kepada Astra Financial selama ini,” kata Direktur Astra dan Directur-in-Charge Astra Financial, Suparno Djasmin.
Hal itu disampaikan Suparno Djasmin pada acara The 95th Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club bertajuk “Integrated Financial Service: The Astra Strory” di Ballroom Mandaring Oriental, Jakarta, Senin (25/3).
Pada kesempatan yang sama Tri-Founder Philip Kotler Center for ASEAN Marketing Hermawan Kertajaya mengungkapkan, Astra selalu memberi kiprah positif dalam perkembangan ekonomi Indonesia.
Menurutnya, kiprah positif tersebut berkat Catur Dharma yang dipegang oleh tiap generasi profesional semua pemimpin Astra.
Pendiri Astra, lanjut Hermawan, menginginkan Astra menjadi pohon beringin yang menjadi tempat berteduh di waktu hujan dan panas serta tempat berkarya muda-mudi Indonesia.
“Dari sisi pengabdian masyarakat, Astra memiliki 9 yayasan untuk mendukung kepedulian di bidang pendidikan, kewirausahaan, lingkungan dan kesehatan,” kata Hermawan.
Berikut capaian kinerja positif Astra Financial:
1. Sektor pembiayaan
Sektor ini berhasil mencatatkan dana Rp128 triliun atau tumbuh 14 persen dibanding tahun 2022. Dari jumlah tersebut, FIFGROUP mencatatkan pembiayaan senilai Rp4,1 triliun (naik 29 persen dibanding tahun 2022).
Sementara perusahaan pembiayaan PT Astra Sedaya Finance (roda empat) dan Toyota Astra Financial Services (TAF) mencatatkan sebesar Rp2,3 triliun (naik 75 persen dibanding tahun 2022).
Sedangkan Surya Artha Nusantara Finance (pembiayaan alat berat) mencatatkan pembiayaan sebesar Rp178 miliar (meningkat 75 persen dibanding tahun 2022).
2. Asuransi
Asuransi Astra mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 14 persen atau Rp1,4 triliun. Sedangkan asuransi jiwa (Astra Life) mencatatkan premi bruto 2 persen atau sebesar Rp6,1 triliun.
3. Perbankan
Bank Jasa Jakarta membukukan total aset sebesar Rp11,2 triliun. Dari jumlah tersebut jumlah penyaluran pinjaman senilai Rp3,8 triliun pada tahun 2023. Sedangkan untuk Bank Saqu mencatatkan 500 ribu pengguna hingga Februari 2024.
4. Dana Pensiun
Sektor pengelola dana pensiun swasta (Dana Pensiun Astra) berhasil mencatatkan lebih dari Rp15 triliun.
5. Teknologi Finansial
Maucash berhasil mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp3,1 triliun dengan 20 juta unduhan aplikasi.
6. Uang Elektronik
AstraPay berhasil mencatatkan Gross Transaction Value (GTV) sebesar Rp42 triliun dengan 12 juta pengguna.
7. Digital Ventura
Moxa sebagai Astra Financial Wealth Hub mencatatkan GTV Rp3,9 triliun dari 19,7 juta unduhan. Sedangkan platform SEVA dari Astra Financial mencatatkan GTV lebih dari Rp11,7 triliun dengan penjualan 24 ribu mobil.