EKBIS
HNSI Apresiasi Kebijakan Penyesuaian Harga BBM Khusus Nelayan
apakabar.co.id, JAKARTA - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menyesuaikan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) solar menjadi sebesar Rp15.000 per liter bagi pelaku usaha perikanan dengan kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI Jawa Tengah Riswanto mengatakan kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk meringankan beban biaya operasional nelayan karena BBM merupakan komponen biaya terbesar dalam aktivitas penangkapan ikan.
"Kami mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang telah menghadirkan kebijakan konkret untuk meringankan beban biaya operasional nelayan," kata Riswanto dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa (14/7).
Menurut dia, penurunan harga BBM diharapkan meningkatkan efisiensi usaha penangkapan ikan, memperkuat daya saing sektor perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Riswanto menilai kebijakan tersebut juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
Sementara itu, Ketua DPD HNSI Sulawesi Selatan Andi Iwan Aras berharap implementasi kebijakan dapat berjalan efektif di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut dia, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan BBM, kemudahan akses bagi nelayan, serta pengawasan yang tepat sasaran agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan pelaku usaha perikanan.
"Kami selaku pengurus HNSI menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal berbagai program yang berpihak kepada nelayan demi terwujudnya nelayan yang lebih sejahtera, produktif, dan berdaya saing," ujar Andi.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY
