1446
1446

Tanggul Kali Hek Jaktim Jebol, BPBD DKI: karena Debit Air Tinggi

Hek di kawasan Kramat Jati di kawasan Jakarta Timur jebol, Senin (25/3/2024). Foto: BPBD DKI

apakabar.co.id, JAKARTA – Tanggul kali Hek di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur jebol akibat debit air yang tinggi. Peristiwa itu terjadi pada Senin (25/3) pukul 04.45 WIB seiring tingginya debit air di aliran Kali Ciliwung.

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang menyebutkan satu ruas jalan tergenang banjir, akibat tanggul yang jebol tersebut.

Ruas jalan itu berada di Jalan Raya Bogor KM 19 (HEK), Kramat Jati, Jakarta Timur dengan ketinggian air 30 sentimeter (cm) pada pukul 07.00 WIB.

Selain itu, tercatat pula 23 rukun tetangga (RT) terdampak akibat banjir, meliputi sembilan RT di Jakarta Selatan. Dua di antaranya terdapat di RT di Tanjung Barat dengan ketinggian air 60 hingga 80 cm akibat luapan Kali Ciliwung.

Tiga RT di Kramat Jati dengan ketinggian air 30 cm dan empat RT di Pejaten Timur dengan ketinggian air 80 hingga 130 cm diakibatkan oleh luapan Kali Ciliwung.

Banjir juga melanda 14 RT di Jakarta Timur, yakni tiga RT di Kampung Melayu dengan ketinggian air 130 cm, satu RT di kawasan Balekambang dengan ketinggian air 100 cm, serta lima RT di kawasan Cawang dengan ketinggian air 200 cm. Penyebabnya karena luapan Kali Ciliwung.

Selain itu, satu RT di Cililitan tergenang air dengan ketinggian air 150 cm dan empat RT lainnya dengan ketinggian air mencapai 120 hingga 130 cm.

Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (24/03) hingga Senin (25/03) telah mengakibatkan kenaikan status Pintu Air Manggarai setinggi 775 cm dan Pos Pesanggrahan setinggi 180 cm pada Senin (25/03) pukul 06.00 WIB menjadi Siaga Tiga (Waspada).

65 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Jekson Simanjuntak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *