LIFESTYLE
Bepro Luncurkan Gerakan Benerin 1000 Sekolah di Hari Raya Pendidikan 2026
apakabar.co.id, JAKARTA - Bepro bersama Sekolah Tanah Air dan GEKRAFS meluncurkan Gerakan Benerin 1000 Sekolah dalam gelaran Hari Raya Pendidikan 2026 di Jakarta.
Inisiatif tersebut menjadi langkah nyata mendorong perubahan pendidikan dari tingkat akar rumput hingga pelosok daerah.
Acara yang digelar di Ganara Art FX Sudirman ini dihadiri lebih dari 350 peserta dari berbagai latar belakang.
Mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, komunitas, akademisi, hingga kreator muda ikut terlibat dalam forum pendidikan tersebut.
Bepro mengambil peran penting sebagai penghubung aspirasi generasi muda lintas daerah ke dalam agenda pendidikan nasional.
Saat ini Bepro telah hadir di 20 provinsi mulai dari Aceh hingga Papua Barat.
Ketua Umum Bepro, Luthfi Dipa, menilai pendidikan menjadi ruang paling nyata bagi anak muda untuk menciptakan dampak.
“Hari ini kita membuktikan bahwa keresahan publik terhadap pendidikan bisa menjadi energi perubahan,” ujar Luthfi melalui pernyataan tertulisnya, Senin (11/5).
Ia juga menegaskan bahwa anak muda bukan sekadar penonton tetapi juga penggerak perubahan sosial.
“Melalui program sosial BeCare, kami akan menggerakkan jaringan relawan di berbagai daerah untuk mendukung program ini,” imbuhnya.
Gerakan Benerin 1000 Sekolah sendiri difokuskan pada penguatan fasilitas belajar, literasi, hingga peningkatan kapasitas pendidik.
Founder Sekolah Tanah Air, Rian Fahardhi, mengatakan perubahan pendidikan harus dimulai langsung dari sekolah.
“Pendidikan butuh keberanian untuk turun langsung ke sekolah-sekolah dan membangun perubahan dari akar,” kata Rian.
Forum ini juga menghadirkan berbagai tokoh pendidikan, kreator, dan perwakilan kementerian untuk membahas tantangan pendidikan nasional.
Diskusi menyoroti isu kesenjangan akses pendidikan, kualitas pembelajaran, hingga relevansi sistem pendidikan di era teknologi.
Selain forum dialog, acara turut dimeriahkan pertunjukan budaya dari siswa sekolah sebagai simbol pendidikan berbasis nilai dan identitas bangsa.
Hari Raya Pendidikan 2026 menjadi momentum lahirnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong transformasi pendidikan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH