NEWS

Grace Natalie Tegaskan Konten soal JK Bersifat Pribadi, Bukan Sikap PSI

Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie menggelar konferensi pers di Menteng, Jakarta, Senin (11/5/2026). apakabar/Andrey
Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie menggelar konferensi pers di Menteng, Jakarta, Senin (11/5/2026). apakabar/Andrey
apakabar.co.id, JAKARTA - Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan bahwa unggahan video yang merespons ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla dibuat atas inisiatif pribadi dan tidak berkaitan dengan partai. Pernyataan itu disampaikan Grace menanggapi sikap Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali yang sebelumnya menyebut PSI tidak akan memberikan bantuan hukum terhadap dirinya setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

“Ketika minggu lalu ada pernyataan dari Ketua Harian Ahmad Ali. Jadi, saya ingin menyampaikan bahwa pernyataan beliau itu didasari oleh permintaan saya sebagai pendiri partai,” kata Grace di Menteng, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Grace menjelaskan bahwa unggahan tersebut dibuat sebagai respons pribadi terhadap isu yang sedang viral di masyarakat. Karena itu, ia meminta agar PSI tidak dilibatkan dalam persoalan tersebut.

“Bahwa saya melihat postingan saya ini saya lakukan sebagai seorang warga masyarakat merespons sebuah isu yang sedang viral. Oleh karenanya, saya selaku pendiri partai, menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai,” ujarnya.

Ia juga meyakini tidak ada unsur pelanggaran hukum dalam konten yang diunggahnya. Menurut Grace, pernyataannya bersifat normatif dan disampaikan dalam kapasitas pribadi.

“Saya memang meng-upload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat dan saya yakin, saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal saja kok pernyataannya gitu,” kata Grace.

Grace juga menegaskan dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Jusuf Kalla dan membuka diri jika diminta berdialog atau memberikan penjelasan terkait konteks unggahannya.

“Ya tentu saya terbuka untuk namanya kita mau diskusi. Saya juga tidak pernah ada masalah apapun gitu kan sama Pak JK sebagai pribadi. Pernyataan saya pun juga normal-normal aja,” ujar Grace dalam konferensi pers di Menteng.

Ia juga mempersilakan JK apabila ingin meminta klarifikasi secara langsung terkait isi konten tersebut.

“Oleh karenanya saya siap kalau mau dimintai penjelasan misalnya, atau mungkin Pak JK mau tanya apa sih konteksnya. Tapi kan yang kemarin melaporkan juga bukan Pak JK kan,” katanya.

Grace mengaku heran karena laporan terhadap dirinya justru diajukan pihak lain yang tidak berkaitan langsung dengan JK. Ia pun memastikan hubungan pribadinya dengan JK selama ini baik-baik saja.

“Saya nggak pernah ada masalah sama Pak JK. Kebetulan juga sudah lama agak lama nggak ketemu beliau. Nggak pernah punya masalah. Teman-teman bisa cek track record pribadi saya, saya nggak pernah punya masalah apapun dengan Pak JK,” tegasnya.

Sebelumnya, Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait konten mengenai ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada. Laporan itu diajukan sekitar 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) gabungan yang menilai ketiganya menggiring opini negatif terhadap JK melalui potongan video ceramah tersebut.