OTOTEKNO

Automechanika Jakarta 2026 Sukses, Dihadiri 18 Ribu Pengunjung dari 64 Negara

Automechanika Jakarta 2026 Sukses, Dihadiri 18 Ribu Pengunjung dari 64 Negara. Foto: dok. Istimewa
Automechanika Jakarta 2026 Sukses, Dihadiri 18 Ribu Pengunjung dari 64 Negara. Foto: dok. Istimewa
apakabar.co.id, JAKARTA - Pameran perdana Automechanika Jakarta 2026 berhasil menarik perhatian pelaku industri otomotif internasional dengan menghadirkan 339 peserta pameran dari 15 negara dan kawasan.

Pameran yang berlangsung selama empat hari hingga 27 September 2026 di NICE, PIK 2 tersebut dihadiri 18.315 pengunjung dari 64 negara dan kawasan.

Dari total pengunjung, sekitar 21 persen berasal dari luar negeri, memperlihatkan potensi Automechanika Jakarta sebagai platform bisnis yang mempertemukan pelaku industri otomotif Indonesia dengan jaringan global.

Diselenggarakan Messe Frankfurt (HK) Ltd bersama Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), pameran ini menghadirkan 48 agenda pendukung.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup pameran produk, forum industri, seminar teknologi, pertemuan bisnis, hingga aktivitas komunitas otomotif.

General Manager Messe Frankfurt (HK) Ltd, Fiona Chiew mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan kesiapan pasar Indonesia untuk menjadi bagian dari jaringan bisnis otomotif internasional.

“Komposisi peserta pameran yang terdiri dari perusahaan domestik dan internasional dalam proporsi 50:50 turut menunjukkan besarnya minat terhadap pasar otomotif Indonesia,” ujar Fiona dalam pernyataan resminya, Jumat (9/10).

Sementara itu, Ketua GIAMM, Yusak Kristian Solaeman berharap Automechanika Jakarta dapat berkembang menjadi platform yang menghubungkan produsen, distributor, pemasok, dan pelaku industri otomotif dari berbagai negara.

“Indonesia memiliki basis produsen komponen otomotif yang besar dan berpotensi memperluas jangkauan bisnis melalui kolaborasi internasional,” jelasnya.

Industri Komponen Otomotif Indonesia Punya Peluang Global


Indonesia dinilai memiliki peluang besar dalam industri otomotif, didukung populasi penduduk yang besar, perkembangan ekonomi, serta kebutuhan kendaraan dan layanan purnajual yang terus berkembang.

Pertumbuhan jumlah kendaraan turut mendorong kebutuhan terhadap suku cadang, peralatan bengkel, teknologi diagnostik, hingga layanan perawatan kendaraan.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi produsen komponen lokal untuk memperluas pasar, termasuk menjangkau pembeli dan mitra bisnis dari luar negeri.

Automechanika Jakarta menghadirkan perusahaan dari China, Jerman, Hong Kong, India, Indonesia, Italia, Jepang, Lithuania, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

Produk yang ditampilkan mencakup berbagai sektor, mulai dari komponen kendaraan, kelistrikan dan elektronik, aksesori serta modifikasi, peralatan diagnostik dan perbaikan, hingga teknologi manufaktur dan otomasi industri.

Salah satu peserta utama adalah Astra Otoparts yang menghadirkan 25 merek dan perusahaan patungan atau joint venture (JV), termasuk Aisin, Akebono, Aspira, Denso, GS Astra, KYB, Pirelli Tyres, SKF, dan sejumlah merek lainnya.

Selain AOP, pameran ini diikuti berbagai perusahaan industri otomotif, di antaranya Bosch Car Service Indonesia, Brembo, Astemo, Hella, Mahle, Schaeffler, Snap-on, dan Selamat Sempurna.

Kehadiran berbagai perusahaan tersebut memperlihatkan luasnya ekosistem industri yang terlibat, dari produsen komponen hingga penyedia teknologi perbaikan kendaraan.


Lebih dari 90 Pertemuan Bisnis Digelar


Selain menjadi ajang untuk memperkenalkan produk, Automechanika Jakarta juga dimanfaatkan sebagai sarana mencari mitra bisnis dan menjajaki peluang investasi.

Selama pameran berlangsung, lebih dari 90 sesi pertemuan bisnis digelar untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon pembeli berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Program tersebut membuka peluang bagi perusahaan untuk menjajaki kerja sama distribusi, memperluas jaringan pelanggan, serta menemukan pemasok baru.

Pembeli yang hadir berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari produsen kendaraan dan pemasok komponen hingga perusahaan aftermarket.

Sejumlah perusahaan yang tercatat hadir di antaranya BMW, Bridgestone, Denso, Daihatsu, Hino Motors, Honda, Hyundai, Nissan, Toyota, Valeo, dan Robert Bosch.

Bagi peserta pameran, pertemuan langsung dengan calon pelanggan menjadi kesempatan untuk memahami kebutuhan pasar Indonesia sekaligus memperluas jangkauan bisnis di kawasan Asia Tenggara.

Sales and Marketing Manager PT Timur Raya Anugerah Damai, Jessica Kwan mengatakan partisipasi dalam pameran tersebut dimanfaatkan untuk memperluas basis pelanggan.

“Ajang ini guna memperkuat hubungan dengan klien, serta memperkenalkan produk kepada pengunjung dari berbagai daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Aftermarket Kendaraan Asia Pasifik SKF Automotive (Shanghai) Co., Ltd., Ken Miao menilai, pameran ini membuka peluang untuk menjangkau pelanggan kendaraan roda dua, roda empat, dan kendaraan komersial dari Indonesia maupun negara lain.

Ada 48 Agenda, dari Teknologi hingga Komunitas Otomotif


Automechanika Jakarta 2026 juga menghadirkan 48 agenda pendukung yang dirancang untuk mempertemukan pelaku industri sekaligus memperluas pengetahuan mengenai perkembangan teknologi otomotif.

Sejumlah program unggulan meliputi Konferensi Solusi Mobilitas Otomotif, Forum Kolaborasi Rantai Pasok, Seminar Teknologi dan Keterampilan, Zona Pengalaman, Industrial Tour, Drive Expo, serta autoFEST@JKT.

Kegiatan tersebut membahas berbagai isu industri, termasuk perkembangan teknologi kendaraan listrik, keterampilan teknisi, manufaktur, serta strategi memperkuat rantai pasok lokal.

Perkembangan kendaraan listrik menjadi salah satu perhatian dalam diskusi karena perubahan teknologi kendaraan turut memengaruhi kebutuhan komponen, layanan perbaikan, dan kemampuan sumber daya manusia.

Selain agenda bisnis, pameran ini menghadirkan kegiatan yang melibatkan komunitas otomotif melalui Auto Service Day, Brake Challenge, EMMA Racing, pameran mobil klasik, MOTOFEST, dan Grand Prix #AMJKT.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan pelaku bisnis dengan komunitas dan pengguna kendaraan, sehingga cakupan acara tidak hanya terbatas pada transaksi antarpelaku industri.

Didukung Asosiasi Nasional dan Internasional


Kesuksesan penyelenggaraan perdana Automechanika Jakarta turut didukung sejumlah asosiasi industri dari Indonesia maupun luar negeri.

Dukungan dalam negeri antara lain berasal dari Asosiasi Perbaikan Bodi Otomotif Indonesia (ABBA), Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Asosiasi Aftermarket Otomotif Indonesia (GATOMI), PAHAMI, PERIKLINDO, dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Dari tingkat internasional, dukungan datang dari berbagai organisasi yang mewakili industri aftermarket, peralatan bengkel, distribusi suku cadang, dan perbaikan kendaraan di Eropa serta Asia.

Pameran ini juga mendapat perhatian media nasional dan internasional, dengan lebih dari 120 media Indonesia tercatat meliput penyelenggaraan perdananya.

Dukungan tersebut menjadi modal bagi Automechanika Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai wadah pertemuan bisnis industri otomotif dan komponen di Indonesia.