OTOTEKNO
Jetour T2 PHEV Siap Masuk Indonesia, Harga Lebih Tinggi Rp200-300 Jutaan
apakabar.co.id, TANGERANG - Jetour makin serius memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
Setelah memperkenalkan Jetour T2 bermesin bensin pada 2025, kini fokus mulai bergeser pada varian plug-in hybrid (PHEV).
Model ini belakangan memang menjadi salah satu model paling ditunggu kehadirannya bagi para pencinta otomotif di Tanah Air.
Dengan tren elektrifikasi yang terus naik, langkah Jetour ini dianggap cukup strategis untuk menarik konsumen yang menginginkan SUV bertenaga besar namun tetap efisien.
Menurut Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Ranggy Radiansyah, pihaknya akan menghadirkan model T2 PHEV pada semester kedua 2026 mendatang.
“Akan ada dua model PHEV yang kita bawa di Indonesia tahun depan. Salah satunya T2 PHEV yang menurut kami sangat cocok untuk dihadirkan,” kata Ranggy saat sesi wawancara ekslusif di GJAW 2025, Kamis (27/11).
Ranggy mengungkapkan bahwa, selain T2 PHEV, model PHEV lainnya yang akan dihadirkan di Indonesia pada tahun depan saat ini masih dalam tahap penentuan.
“Jetour T2 PHEV sudah pasti. Model PHEV satunya kami masih melihat apa kira-kira yang cocok untuk kami bawa. Apakah itu benar-benar baru, atau dari model global yang sudah ada seperti Dashing atau X70 PHEV? Kita lihat nanti,” pungkasnya.
Berbicara harga, ia membe
Dengan kesiapan kehadiran T2 PHEV dan satu model baru di tahun depan, Ranggy menegaskan bahwa pihaknya memiliki strategi berbeda dibandingkan brand lain dalam menghadirkan produk.
“Fokus kita saat ini di ICE dan PHEV. Tapi kalau bicara portofolio global, kita punya segmen hingga BEV, seperti X20 dan X50E yang pernah kita kenalkan di Indonesia,” imbuhnya.
Ranggy kembali bilang, berdasarkan arah harga global dan perbandingan dengan versi bensinnya, Jetour T2 PHEV akan dibanderol sekitar Rp 800 jutaan saat resmi dijual nanti.
“Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu SUV plug-in hybrid dengan harga paling agresif di kelasnya, terlebih mengingat fitur dan dimensi T2 yang termasuk besar,” ungkapnya
Untuk perbandingan, Jetour T2 versi ICE (bensin) saat ini berada di kisaran Rp 560–590 jutaan. Sementara varian PHEV dengan teknologi baterai dan motor listrik wajar bila berada 200–300 juta lebih tinggi.
Jetour T2 dikenal lewat desainnya yang serba tegas dan kotak—gaya yang belakangan kembali populer di segmen SUV.
Bodinya besar, ground clearance tinggi, serta bentuk yang mengesankan karakter off-road membuat T2 menjadi alternatif menarik bagi penggemar kendaraan bergaya adventure.
Meski berpenampilan tangguh, T2 tetap dibekali fitur modern dan kenyamanan kabin yang cocok digunakan di perkotaan.
Melihat desain yang maskulin, ukuran kabin lega, serta kombinasi tenaga hybrid yang efisien, banyak yang menilai Jetour T2 PHEV berpotensi menjadi salah satu SUV paling menarik di bawah Rp 1 miliar.
Target konsumennya jelas: mereka yang membutuhkan SUV tangguh, namun tidak ingin boros bahan bakar.
Jika Jetour mampu mempertahankan harga kompetitif dan layanan purna jual yang kuat, T2 PHEV bisa menjadi penantang serius bagi model hybrid lain yang harganya jauh lebih tinggi.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH