OTOTEKNO
Ribuan Mobil Jetour Dipesan di GIIAS 2026, T2 i-DM dan T1 i-DM Kuasai 72 Persen Pesanan
apakabar.co.id, TANGERANG - Jetour membukukan ribuan pemesanan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Total, Jetour menorehkan dengan 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama 11 hari pameran GIIAS berlangsung.
Dari jumlah tersebut, Jetour T2 i-DM dan T1 i-DM menyumbang 72 persen atau menjadi model yang paling banyak dipilih konsumen.
Sales & Network Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan perusahaan di pasar Indonesia.
“Capaian ini memperlihatkan respons positif konsumen terhadap jajaran produk Jetour, khususnya model yang mengusung teknologi i-DM,” kata Michael dalam siaran persnya, Rabu (12/8).
Produsen asal Tiongkok ini juga mendapat pengakuan di GIIAS 2026 melalui sejumlah penghargaan yang diraih kedua model tersebut.
Jetour T2 i-DM berhasil menyabet penghargaan New Launch SUV pilihan media sekaligus Most Driven Hybrid Passenger Car.
Sementara T1 i-DM Modification berwarna ungu meraih penghargaan Special Exhibit Car.
Kedua model tersebut selain berkontribusi terbesar terhadap SPK, juga menjadi produk yang mendapatkan perhatian dari konsumen maupun media otomotif selama pameran.
Jetour T2 dan T1 Bawa Konsep Adventure PHEV
Jetour T2 i-DM dan T1 i-DM tidak sekadar mengandalkan teknologi elektrifikasi.
Keduanya mengusung pendekatan Adventure PHEV, yakni memadukan karakter SUV bergaya tangguh dengan teknologi plug-in hybrid untuk memberikan fleksibilitas berkendara.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu daya tarik pabrikan dalam membidik konsumen Indonesia yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian, tetapi tetap ingin memiliki mobil yang siap diajak bepergian lebih jauh.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, respons positif selama GIIAS menunjukkan perubahan kebutuhan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.
“Melalui konsep Adventure PHEV yang kami hadirkan, T2 i-DM dan T1 i-DM menawarkan perpaduan antara karakter adventure, performa, efisiensi, dan fleksibilitas berkendara,” kata Ranggy.
Menurutnya, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan aspek elektrifikasi ketika memilih kendaraan.
Mereka juga menginginkan kendaraan yang tetap mampu memberikan kebebasan dalam menjalani berbagai aktivitas dan perjalanan.
“Respons yang kami terima selama GIIAS 2026 menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mencari kendaraan elektrifikasi, tetapi juga menginginkan pengalaman berkendara yang tetap memberikan kebebasan untuk menjalani berbagai perjalanan dan petualangan,” lanjutnya.
i-DM Jadi Andalan Jetour
Teknologi i-DM menjadi salah satu faktor penting yang ditawarkan JETOUR melalui T2 dan T1.
Sistem tersebut dirancang untuk mengombinasikan tenaga mesin bensin dan motor listrik sesuai kondisi berkendara, jadi karakter kendaraan dapat menyesuaikan kebutuhan pengemudi.
Dengan teknologi PHEV, konsumen juga mendapatkan fleksibilitas untuk memanfaatkan tenaga listrik dalam penggunaan tertentu sekaligus tetap memiliki mesin pembakaran internal sebagai sumber tenaga ketika membutuhkan perjalanan lebih jauh.
Karakter tersebut membuat kedua SUV boxy ini memiliki posisi berbeda dibandingkan SUV konvensional yang hanya mengandalkan mesin bensin.
Di sisi lain, Jetour tetap mempertahankan identitas SUV adventure melalui desain eksterior dan karakter berkendara yang menjadi ciri kedua model.
GIIAS Jadi Ajang Uji Respons Konsumen
Selaon mengandalkan tampilan produk di booth, pengunjung diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan kendaraan melalui aktivitas test drive sekaligus mengeksplorasi teknologi dan fitur yang ditawarkan.
Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap mengenai teknologi elektrifikasi kepada calon konsumen.
Respons langsung dari pengunjung juga menjadi masukan untuk memahami kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH