OTOTEKNO

Suzuki Bukukan 1.336 SPK Sepanjang GIIAS 2026, Fronx Dominasi Penjualan

Setahun Mengaspal, Suzuki Fronx Kian Primadona dan Hadirkan Varian Baru. foto: dok. apakabar.co.id/FF
Setahun Mengaspal, Suzuki Fronx Kian Primadona dan Hadirkan Varian Baru. foto: dok. apakabar.co.id/FF
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berhasil mengantongi 1.336 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama 11 hari penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Meski angka tersebut mengalami sedikit koreksi dibanding periode sebelumnya, Suzuki melihat performa mobil penumpang justru menunjukkan tren positif.

Sales 4W Department Head PT SIS, Rendy Anggadiputra menjelaskan bahwa penurunan terbesar terjadi dari segmen kendaraan komersial.

“Di GIIAS 2026 kemarin kami membukukan SPK sampai 1.336 unit. Memang terjadi sedikit penurunan, di mana koreksi terbesar datang dari segmen kendaraan komersial yakni Carry,” ujar Rendy di sela Handover Suzuki XL7 di Jakarta, Sabtu (15/8).

Menurut Rendy, pihaknya masih melakukan analisis lebih jauh terkait kondisi pasar kendaraan komersial.

“Namun secara nasional, performa penjualan retail maupun wholesales Suzuki masih berada dalam kondisi positif,” ungkapnya.
Menariknya, Compact SUV Suzuki Fronx justru menjadi model dengan kontribusi terbesar selama GIIAS 2026.

Fronx menyumbang sekitar 32 persen dari total SPK Suzuki selama pameran berlangsung.

Angka tersebut sekaligus menunjukkan semakin kuatnya posisi Fronx di pasar mobil penumpang Suzuki.

Apalagi pada GIIAS 2026, pabrikan ajal Jepang ini menambah pilihan melalui New Suzuki Fronx Hybrid SGX Kuro Edition.

Model tersebut mengandalkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang menjadi salah satu daya tarik utama Fronx.

Di balik kap mesinnya terdapat mesin bensin K15C 1.462 cc, empat silinder, 16 katup.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 74 kW atau sekitar 100 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 135 Nm pada 4.400 rpm.

Untuk varian hybrid, mesin tersebut dipadukan dengan sistem SHVS yang membantu memberikan tambahan efisiensi saat mobil digunakan dalam kondisi stop and go maupun ketika melakukan akselerasi.

Suzuki Fronx juga menawarkan pilihan transmisi manual lima percepatan dan otomatis enam percepatan pada lini hybrid tertentu.

Secara dimensi, Fronx memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.550 mm.

Jarak sumbu rodanya mencapai 2.520 mm dengan ground clearance 170 mm.

Sementara kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 37 liter dan mampu membawa lima penumpang. 

Untuk menunjang kenyamanan, Fronx juga dibekali sejumlah fitur seperti head unit layar sentuh 9 inci, konektivitas wireless Apple CarPlay dan Android Auto, head-up display, kamera 360 derajat, cruise control, serta smart entry dan push start.

Pada varian dengan fitur keselamatan lengkap, Fronx mendapatkan teknologi bantuan berkendara.

Mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Lane Departure Prevention, Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert, hingga High Beam Assist. 

Setelah Fronx, model Suzuki lain yang ikut menjadi penyumbang utama SPK GIIAS 2026 adalah New Suzuki XL7.

SUV keluarga tersebut memberikan kontribusi sekitar 17 persen terhadap total SPK Suzuki selama pameran.

Kombinasi Fronx dan XL7 menunjukkan bahwa lini mobil penumpang Suzuki masih memiliki daya tarik kuat di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ramai.

Carry Masih Jadi Tulang Punggung Suzuki

Meski Fronx menjadi bintang di GIIAS 2026, kondisi penjualan Suzuki secara nasional ternyata masih sangat bergantung pada kendaraan komersial.

Suzuki Carry masih menjadi model dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan nasional.

“Untuk kontribusi nasional saat ini, Suzuki Carry masih memegang porsi terbesar di angka 51 sampai 52 persen. Disusul oleh XL7 di kisaran 17 persen, dan Fronx mendekati 16 persen,” kata Rendy.

Data tersebut menunjukkan karakter pasar Suzuki yang cukup berbeda antara penjualan di pameran dan kondisi pasar secara nasional.

Jika di GIIAS Fronx menjadi model terlaris, Carry tetap menjadi mesin utama bisnis Suzuki di Indonesia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari-Juli 2026 Suzuki mencatat wholesales sebanyak 41.973 unit.

Sementara penjualan retail Suzuki mencapai 42.436 unit.

Dengan torehan tersebut, Suzuki berada di jajaran tiga besar merek otomotif nasional.

Pangsa pasar Suzuki tercatat sekitar 8,1 persen untuk wholesales dan 8,3 persen untuk retail.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, terutama dengan masuknya berbagai merek baru ke pasar Indonesia, Suzuki masih mengandalkan kombinasi kendaraan komersial, SUV keluarga dan crossover kompak.

Fronx menjadi salah satu senjata baru Suzuki untuk memperbesar penetrasi di segmen mobil penumpang, sementara Carry tetap menjalankan perannya sebagai tulang punggung penjualan nasional.