NEWS
Indonesia Darurat Anak Akhiri Hidup
apakabar.co.id, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan Indonesia saat ini mengalami darurat kasus anak mengakhiri hidup. Hal berkaitan dengan kasus anak mengakhiri hidup di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) yang merupakan kasus anak mengakhiri hidup keempat pada 2026.
Anggota KPAI, Diyah Puspitarini mendesak keseriusan pemerintah untuk benar-benar melakukan tugas pokok dan fungsinya terkait pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk pencegahan terjadinya anak mengakhiri hidup.
"Jangan sampai seperti tahun 2023 dan 2024 Indonesia menempati kasus tertinggi anak mengakhiri hidup di Asia Tenggara terulang lagi. Butuh pencegahan yang masif. KPAI meminta pemerintah lintas kementerian dan lembaga untuk serius menangani ini," katanya di Jakarta, Rabu (18/2).
Diyah menyampaikan meminta sinergi dan kolaborasi antarkementerian/lembaga benar-benar dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak termasuk mencegah kembali terjadinya kasus anak mengakhiri hidup.
"Kami berharap lintas kementerian lembaga betul-betul melakukan pencegahan secara serentak agar anak-anak tidak ada lagi yang mengakhiri hidup. Pencegahan dimulai dari keluarga, sekolah, dan penguatan resiliensi anak-anak," katanya.
Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan semua pihak atas kejadian ini terutama di PPU (Penajam Paser Utara), agar anak yang meninggal diketahui dengan pasti penyebab kematiannya.
"Dan jangan sampai anak mendapat stigma negatif," tegasnya.
Sebelumnya, seorang anak berusia 14 tahun diduga mengakhiri hidup di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa remaja perempuan itu terjadi pada Kamis (12/2). Korban ditemukan pertama kali oleh bibinya.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini, termasuk mendalami dugaan adanya perundungan.
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa remaja perempuan (14) itu terjadi pada Kamis (12/2). Kematian korban diketahui pertama kali oleh bibinya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

