EKBIS

IPB University Hadirkan SPKLU Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

IPB University berkolaborasi dengan  PLN dan PT PUI hadirkan  Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Bank BNI Kampus Dramaga Kabupaten Bogor untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik. Foto: IPB
IPB University berkolaborasi dengan PLN dan PT PUI hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Bank BNI Kampus Dramaga Kabupaten Bogor untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik. Foto: IPB
apakabar.co.id, JAKARTA - IPB University berkolaborasi dengan PLN dan PT PUI hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Bank BNI Kampus Dramaga Kabupaten Bogor untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

“Kami berharap fasilitas SPKLU ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi langkah nyata menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/9).

Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi IPB University dengan PT PLN (Persero) dan PT Usaha Cuan Indonesia (UCI) untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mewujudkan kampus yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
SPKLU itu dilengkapi dengan dua unit DC ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kW. Dengan demikian memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik berlangsung lebih cepat sehingga dapat menunjang mobilitas sivitas akademika maupun masyarakat yang melintas di kawasan Dramaga.

Prof Iskandar mengapresiasi atas upaya untuk menyiapkan infrastruktur di dalam kampus untuk kemudahan kita beroperasi.

"Setiap titik di IPB kita pikirkan bagaimana bisa bermanfaat, terutama karena resident time mahasiswa, dosen, dan pegawai di kampus cukup lama,” jelasnya.

Ia menegaskan kehadiran SPKLU juga menjadi bagian dari komitmen IPB University dalam implementasi green campus dan pengembangan kampus sebagai living laboratory.

"Kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur pendukung transisi energi," katanya.
Perwakilan PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar mengatakan pengisian daya satu kendaraan di SPKLU ini dapat dilakukan sekitar 30–40 menit, bergantung pada kondisi kendaraan dan baterai.

“Kehadiran SPKLU di sini sangat membantu, terutama karena dari arah Bogor Kota menuju Leuwiliang belum banyak tersedia stasiun pengisian kendaraan listrik,” jelasnya.

Mewakili PT Usaha Cuan Indonesia, Stephen Setiawan, menambahkan, perangkat ini juga dilengkapi sistem proteksi untuk meningkatkan keamanan dan keandalan pengisian daya.