NEWS
Jateng Dilanda Kekeringan, BNPB: Jutaan Liter Air Bersih Disalurkan
apakabar.co.id, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jutaan liter bantuan air bersih secara berkala disalurkan untuk menanggulangi kekeringan yang mulai mendominasi dan melanda ribuan keluarga di sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa respons jangka pendek tersebut terus diintensifkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
"BNPB memantau rentetan bencana kekeringan masih mendominasi hingga kini. Sejumlah wilayah terus melakukan kesiapsiagaan dan respons jangka pendek seperti pendistribusian air bersih ke titik-titik yang membutuhkan," kata dia di Jakarta, Jumat (17/7).
Abdul menjelaskan bahwa salah satu wilayah yang menghadapi dampak kekeringan cukup signifikan adalah Kabupaten Pemalang, dengan sebaran dampak yang meluas di empat kecamatan serta menyasar sedikitnya 4.397 keluarga (KK).
Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Sukoharjo, di mana sebanyak 616 keluarga atau sekitar 967 jiwa yang tersebar di tiga kecamatan sangat membutuhkan dukungan pasokan air bersih akibat mulai mengeringnya sumber air warga.
Hingga Kamis (16/7), BPBD Kabupaten Sukoharjo tercatat telah mendistribusikan bantuan air bersih kedaruratan sebanyak lima unit mobil tangki atau setara dengan 25 ribu liter ke wilayah-wilayah terdampak.
Sementara di Kabupaten Klaten, kekeringan melanda empat desa di wilayah Kecamatan Kemajang, yakni Desa Kendalsari, Desa Tegalmulyo, Desa Tlogowatu, dan Desa Sidorejo, dengan total warga terdampak mencapai 3.272 keluarga atau 10.685 jiwa.
Untuk wilayah Klaten, BPBD setempat mendistribusikan bantuan air bersih secara masif dengan total akumulasi penyaluran mencapai lebih dari 1,3 juta liter sepanjang periode 15 Juni - 16 Juli 2026.
Kekurangan air bersih akibat kemarau ini juga dilaporkan melanda lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Purbalingga, yakni Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Kejobong, yang berdampak langsung pada 1.758 jiwa sejak dilaporkan pertama kali pada 19 Juni lalu.
Sebagai langkah penanganan darurat terkini, BPBD Purbalingga pada Kamis (16/7) telah mengirimkan bantuan pasokan air bersih sebanyak 30 ribu liter khusus untuk memenuhi kebutuhan harian warga di Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong.
"Keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci upaya pengurangan risiko bersama. Untuk menghadapi bencana kekeringan, warga diharapkan bijak dalam pemanfaatan ketersediaan air. Apabila terjadi hujan, warga dapat memanen sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

