NEWS

Banjir Kian Meluas, Pemkab Banjar Perpanjang Tanggap Darurat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha. Foto: Antara[
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha. Foto: Antara[
apakabar.co.id, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan, resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir hingga 12 Januari 2026. 

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi banjir yang terus meluas dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah.

Hingga awal Januari 2026, banjir tercatat telah merendam sembilan kecamatan yang mencakup 121 desa dan kelurahan. Akibat bencana tersebut, sebanyak 43.469 kepala keluarga (KK) atau sekitar 122.353 jiwa terdampak, dengan sebagian warga terpaksa mengungsi maupun bertahan di rumah yang masih digenangi air.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat dilakukan karena tingginya intensitas curah hujan yang terjadi secara terus-menerus dalam beberapa waktu terakhir.

"Meluasnya banjir ini disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan sehingga membuat Pemkab Banjar memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir saat ini," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (7/1).

Wasis mengatakan perpanjangan status tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat berjalan optimal.

“Intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit air meningkat dan genangan semakin meluas. Karena itu, status tanggap darurat kami perpanjang,” ucap Wasis.

Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir, ucapnya, Pemkab Banjar mengoptimalkan pendistribusian bantuan melalui dapur umum resmi yang dikelola bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.

“Saat ini dapur umum telah beroperasi di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat,” katanya.


Selain itu, Pemkab Banjar juga merencanakan penambahan dapur umum baru yang akan berlokasi di Kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar untuk melayani Kecamatan Martapura dan wilayah sekitarnya.

Distribusi bantuan dilakukan melalui dua skema utama, yakni pembagian makanan siap saji ke titik-titik pengungsian serta penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako dari BPBD.

“Bantuan disalurkan secara rutin melalui kolaborasi antara Bupati Banjar H Saidi Mansyur, jajaran SOPD, relawan, serta berbagai elemen masyarakat,” tambah Wasis.