NEWS
Diselimuti Karhutla, Kegiatan Belajar di Papua Selatan Digelar secara Daring
apakabar.co.id, JAKARTA - Tiga dari empat kabupaten di Provinsi Papua Selatan terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring akibat kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut.
Situasi tersebut yang membuat pemerintah setempat mengeluarkan keputusan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Ketiga kabupaten tersebut di antaranya yakni Kabupaten Boven Digoel, Mappi dan Asmat.
"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan terus melakukan monitoring terkait perkembangan kabut asap di empat wilayah dan mendukung langkah yang diambil pemda setempat terkait belajar secara daring, mengingat bila tetap dilakukan di sekolah dikhawatirkan berdampak kepada kesehatan para pelajar," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Paskalis Prayitno seperti dilansir Antara, Senin (12/10).
Prayitno menerangkan pihaknya terus melakukan pemantauan terkait dampak kabut asap yang terjadi terhadap kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, satu kabupaten lainnnya yakni Kabupaten Kabupaten Merauke, aktivitas belajar mengajar masih dilakukan secara luar jaringan atau tatap muka.
"Memang untuk Kabupaten Merauke, aktivitas belajar mengajar masih dilakukan dengan cara tatap muka di sekolah, karena kabut asap belum setebal ketiga kabupaten," katanya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY
