NEWS
Dua Hari Cuaca Ekstrem, Bantul Mengalami 87 Kejadian Bencana
apakabar.co.id, JAKARTA - Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaporkan mengalami 87 kejadian bencana. Hal itu disebabkan cuaca ekstrem atau hujan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Bantul sejak Jumat (26/12) hingga Sabtu (27/12) pagi.
Cuaca ekstrem tersebut di puluhan titik tersebut meliputi pohon tumbang, tanah bergerak, dan banjir genangan. Pohon tumbang dilaporkan menjadi kejadian yang cukup mendominasi di 78 titik. Rinciannya, 50 kejadian di Kecamatan Sanden, 22 titik Kecamatan Kretek, tiga titik di Kecamatan Imogiri, masing-masing satu titik di Kecamatan Kasihan dan Sewon.
"Kejadian pohon tumbang tersebar di 13 kelurahan yaitu Bangunharjo, Bangunjiwo, Gadingsari, Girirejo, Mangunan, Parangtritis, Poncosari, Selopamioro, Srigading, Srimartani, Tirtomulyo, Tirtosari, Wukirsari," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Sabtu (27/12).
Adapun objek yang terdampak pohon tumbang, antara lain akses jalan, rumah warga, jaringan listrik, jaringan telpon, kandang ternak, pemukiman, talud, dan dampak lainnya.
Sementara untuk gerakan tanah terjadi di delapan titik, meliputi lima titik wilayah Kecamatan Imogiri, satu titik di Kecamatan Piyungan, satu titik Kecamatan Dlingo, dan satu titik di Kecamatan Kretek.
"Kejadian gerakan tanah tersebar di lima kelurahan yaitu Selopamioro, Srimartani, Girirejo, Mangunan, Parangtritis. Sementara objek terdampak gerakan tanah berupa talud, akses jalan, rumah, dan makam," katanya.
Kemudian untuk kejadian banjir terjadi di satu titik di wilayah Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, banjir tersebut menggenangi pemukiman warga di wilayah Srigading.
"Untuk upaya penanganan, saat ini masih berlangsung proses penanganan dan pendataan. Data kejadian dampak cuaca ekstrem ini masih bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," pungkasnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

