NEWS

Bahlil Bisa Jadi Favorit Masyarakat, Asalkan...

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Antara
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA - Analis komunikasi politik Hendri Satrio mengemukakan Bahlil Lahadalia bisa saja menjadi favorit masyarakat jika dia mengubah cara komunikasinya di publik.

Dalam salah satu klip yang viral di media sosial TikTok, Bahlil terlihat tenang dan santai dalam menceritakan latar belakangnya hingga saat ini menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Dari ceritanya, perjuangan hidup beliau memang luar biasa dan bisa mencapai posisi politik seperti saat ini itu menjadi makin luar biasa, bisa menjadi Inspirasi bagi kita yang punya latar belakang hidup susah ini," kata Hensa (sapaan akrabnya) dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/2).
Ia memuji cara komunikasi Bahlil di video tersebut. Komunikasi publik yang tidak menggebu-gebu seperti itulah yang disukai publik.

"Kalau Bahlil cara komunikasinya menjadi lebih santun, kalem, tenang, maka bukan tidak mungkin ia akan mengambil hati masyarakat," kata Hensa.

Ia mengatakan Bahlil kerap kali menceritakan terkait latar belakang dan juga perjuangannya di dunia politik yang tujuannya bisa jadi untuk menginspirasi masyarakat. Tak hanya itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga dinilai terlihat solutif dalam permasalahan-permasalahan kebijakan publik.

Kendati demikian, ia mengatakan cara Bahlil menyampaikan pesan ataupun komunikasi publiknya cenderung tidak berpihak kepada masyarakat sehingga kerap kali menimbulkan sentimen negatif dari publik.

"Saat ini, justru saya melihat Bahlil cara komunikasinya terlalu mewakili kaum elite, tidak seperti pada saat dia bercerita dan perjuangannya ketika dia memulai dari sekadar masyarakat biasa. Itu yang membuat publik cenderung memberikan sentimen negatif terhadap dirinya," ujar Hensa.
Untuk itu, ia mengatakan Bahlil dapat mengambil hati masyarakat jika mengubah cara berkomunikasinya. Tak hanya itu, efek positif tersebut juga akan dirasakan oleh Partai Golkar.

"Kalau Bahlil mau mengubah cara komunikasi publiknya menjadi lebih merakyat, saya meyakini bahwa efeknya tak hanya untuk dirinya saja, namun juga untuk partai yang saat ini dia pimpin, yaitu Golkar karena memiliki pemimpin yang dapat mengambil hati masyarakat," pungkasnya.