apakabar.co.id, JAKARTA - Merawat mobil tidak selalu berarti harus langsung pergi ke bengkel. Di tengah biaya hidup yang semakin tinggi, beberapa perawatan ringan ternyata bisa dilakukan sendiri di rumah dengan peralatan sederhana.
Selain membantu menghemat biaya, kebiasaan mengecek mobil secara mandiri juga membuat pemilik lebih peka terhadap kondisi kendaraan. Dengan begitu, potensi masalah bisa diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Namun, bukan berarti semua pekerjaan bisa dilakukan sendiri. Perawatan yang membutuhkan peralatan khusus atau berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara tetap sebaiknya dipercayakan kepada teknisi di bengkel resmi Mitsubishi Motors.
Lantas, apa saja perawatan ringan mobil Mitsubishi yang bisa dilakukan sendiri di rumah?
1. Periksa Oli Mesin
Oli menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kesehatan mesin. Pemilik mobil dapat mengecek volumenya menggunakan dipstick dan memastikan posisi oli berada di antara batas minimum dan maksimum.
Jangan hanya memperhatikan volumenya. Periksa juga kondisi oli. Jika warnanya sudah sangat pekat atau masa pemakaiannya telah melewati jadwal penggantian, segera lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan.
2. Cek Tekanan dan Kondisi Ban
Ban menjadi satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Karena itu, kondisinya wajib diperiksa secara rutin.
Gunakan pressure gauge atau pompa angin digital untuk memastikan tekanan ban sesuai rekomendasi yang biasanya tercantum pada pilar pintu atau buku manual kendaraan.
Periksa pula permukaan tapak ban. Jika ditemukan retakan, benjolan, benda tajam, atau keausan yang tidak merata, jangan abaikan dan segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel.
3. Bersihkan Filter Udara Mesin
Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara menuju ruang bakar. Akibatnya, performa mesin dan efisiensi bahan bakar berpotensi ikut menurun.
Pembersihan ringan bisa dilakukan dengan membuka rumah filter dan mengeluarkannya. Gunakan udara bertekanan rendah untuk membersihkan debu.
Namun, apabila filter sudah terlalu kotor atau kondisinya tidak lagi layak, sebaiknya langsung diganti dengan komponen sesuai rekomendasi kendaraan.
4. Cek Coolant dan Cairan Kendaraan
Selain oli mesin, beberapa cairan lain juga perlu mendapat perhatian.
Pemilik bisa memeriksa level coolant radiator, minyak rem, cairan wiper, hingga oli power steering pada mobil yang masih menggunakan sistem hidraulik.
Pastikan seluruh cairan berada pada batas yang direkomendasikan. Jangan asal menambahkan cairan tanpa mengetahui jenis dan spesifikasi yang sesuai dengan kendaraan.
5. Periksa Kondisi Aki
Pengecekan aki juga dapat dilakukan secara sederhana di rumah. Salah satunya dengan melihat kondisi terminal aki.
Jika terdapat kerak berwarna putih pada terminal, bersihkan menggunakan sikat yang sesuai. Pastikan pula baut pengikat terminal tetap kencang.
Jika mobil mulai sulit dihidupkan atau muncul gejala kelistrikan yang tidak normal, jangan hanya mengandalkan pemeriksaan visual. Sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel.
6. Jangan Lupa Cek Semua Lampu
Lampu kendaraan bukan sekadar aksesori, tetapi bagian penting dari keselamatan berkendara, terutama ketika mobil digunakan pada malam hari atau dalam kondisi hujan.
Periksa lampu utama, lampu sein, lampu rem, lampu mundur, hingga lampu kabut jika kendaraan memilikinya.
Untuk beberapa jenis kendaraan, penggantian bohlam dapat dilakukan sendiri dengan mengikuti petunjuk pada buku manual.
7. Bersihkan Kabin dan Ruang Mesin
Membersihkan kabin secara rutin membuat suasana berkendara lebih nyaman sekaligus membantu menjaga kebersihan udara di dalam mobil.
Ruang mesin juga tidak ada salahnya dibersihkan dari debu, daun kering, atau kotoran yang menumpuk. Kondisi ruang mesin yang bersih akan memudahkan pemilik melihat apabila terdapat indikasi kebocoran oli atau cairan lainnya.
Jangan Semua Dikerjakan Sendiri, Kapan Harus ke Bengkel?
Meski sejumlah pemeriksaan ringan dapat dilakukan di rumah, servis berkala tetap penting untuk memastikan seluruh sistem mobil bekerja sebagaimana mestinya.
Pekerjaan seperti penggantian oli transmisi, spooring dan balancing, servis sistem pengereman, pemeriksaan suspensi, tune-up, hingga diagnosis menggunakan perangkat khusus sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman di bengkel resmi Mitsubishi Motors.
Selain memiliki peralatan yang sesuai, teknisi juga dapat melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh berdasarkan standar dan prosedur yang direkomendasikan pabrikan.
Menariknya, seluruh mobil Mitsubishi Motors juga dilengkapi fitur service reminder yang membantu pemilik mengetahui kapan kendaraan perlu mendapatkan perawatan berkala.
Pemilik kendaraan dapat mengatur pengingat servis tersebut sehingga sistem akan memberikan informasi ketika waktu perawatan sudah mendekat.
Jadi, tidak perlu menunggu mobil bermasalah baru melakukan perawatan. Mulai dari pemeriksaan sederhana di rumah hingga servis berkala di bengkel resmi, semuanya penting untuk menjaga mobil Mitsubishi tetap dalam kondisi prima dan siap menemani aktivitas sehari-hari.