SPORT
Ditekuk Brasil, Hector Souto Bongkar Pekerjaan Rumah Timnas Futsal Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA - Kekalahan 0-3 dari Brasil menjadi bahan evaluasi bagi Timnas Futsal Indonesia di ajang Copa das Nacoes de Futsal 2026. Pelatih Hector Souto mengakui skuad Garuda masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam membangun serangan, menjaga ketenangan, dan memaksimalkan peluang.
Timnas Futsal Indonesia takluk dari Brasil dalam pertandingan yang berlangsung di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, Jumat (16/10). Meski gagal meraih hasil positif, Souto menilai anak asuhnya telah menunjukkan perlawanan yang cukup baik saat menghadapi salah satu tim futsal terkuat di dunia.
Indonesia mampu menjaga kedudukan imbang tanpa gol selama 15 menit awal babak pertama. Namun, pertahanan Garuda akhirnya ditembus Cleber de Souza sebelum Fabinho menggandakan keunggulan Brasil pada menit ke-18.
Brasil kemudian memastikan kemenangan melalui gol Felipe Rufino Alixandre pada menit ke-29.
Souto tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, performa Indonesia patut dilihat dengan mempertimbangkan kualitas lawan serta kondisi pemain yang baru menempuh perjalanan jauh dari Tanah Air.
"Kita harus mempertimbangkan bahwa kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia, bahkan mungkin yang terbaik. Menurut saya, penampilan kami bisa dikatakan cukup baik," kata Souto dalam keterangannya.
Meski memberikan apresiasi, Souto tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih terlihat sepanjang pertandingan. Ia menilai Indonesia perlu meningkatkan kualitas permainan, baik saat bertahan maupun ketika menguasai bola.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah ketenangan dalam membangun serangan dan efektivitas aliran bola untuk menciptakan peluang berbahaya. Selain itu, keterlibatan penjaga gawang dalam skema serangan juga dinilai belum berjalan maksimal.
"Hari ini, kami belum terlalu berhasil menerapkannya. Kami perlu mempertimbangkan bagaimana menerapkan pendekatan tersebut dengan lebih baik dan lebih banyak melatihnya," ujar Souto.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena Indonesia harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Tanjung Verde. Laga itu krusial bagi skuad Garuda untuk menjaga peluang finis sebagai runner-up Grup A.
Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga klasemen, kalah dalam selisih gol dari Tanjung Verde. Sementara itu, Brasil berada di puncak klasemen dengan koleksi enam poin.
Souto menegaskan timnya tidak boleh larut dalam kekecewaan setelah kekalahan dari Brasil. Ia meminta para pemain segera melakukan pembenahan dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya.
"Hari ini kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi jika besok kami tidak tampil baik, hasil pertandingan hari ini akan menjadi sia-sia. Karena itu, kami akan berusaha memberikan yang terbaik pada pertandingan besok," tutur Souto.
Senada dengan sang pelatih, pemain Timnas Futsal Indonesia Samuel Eko menilai pertandingan melawan Brasil memberikan pengalaman berharga bagi tim. Menurut dia, duel tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari cara menghadapi pertahanan rapat sekaligus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
"Alhamdulillah, saya dan teman-teman telah menyelesaikan pertandingan malam ini. Banyak pengalaman yang bisa kami ambil dari pertandingan hari ini, terutama dalam bertahan dan memaksimalkan peluang," kata Samuel.
Kekalahan dari Brasil kini menjadi bahan pembelajaran bagi Timnas Futsal Indonesia. Garuda dituntut segera memperbaiki kekurangan agar dapat tampil lebih efektif dan menjaga peluang meraih hasil positif saat menghadapi Tanjung Verde.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

