NEWS

DPR Minta Perusahaan AMDK Ikut Jaga Sumber Air di Bogor

Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo dalam kunjungan ke PT Akasha Wira International di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). Foto: Antara
Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo dalam kunjungan ke PT Akasha Wira International di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA - Komisi VII DPR RI meminta perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang memanfaatkan sumber air di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ikut menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan resapan air.

Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan hal itu saat kunjungan Panitia Kerja (Panja) tentang Industri AMDK ke PT Akasha Wira International Tbk di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

"Perusahaan-perusahaan yang mengambil air minum dari pegunungan Bogor dan Gunung Salak harus mempunyai kemauan untuk memberikan manfaat kembali kepada Kabupaten Bogor," kata Yoyok seperti dilansir Antara, Kamis (25/6).
Menurut dia, perusahaan yang memanfaatkan sumber daya air di Bogor perlu berkontribusi terhadap penyelamatan lingkungan, khususnya melalui rehabilitasi hutan dan perlindungan kawasan resapan air.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini dimanfaatkan industri.

Yoyok juga menyoroti kondisi Kabupaten Bogor yang dikenal memiliki curah hujan tinggi dan menjadi daerah tangkapan air bagi Jakarta, namun masih terdapat masyarakat dan lahan pertanian yang mengalami kekurangan air.

"Kalau masyarakat masih kekurangan air dan pertanian juga masih ada yang kekurangan air, menurut saya ada yang salah dalam pengelolaan air di Kabupaten Bogor ini," ujarnya.
Ia meminta pemerintah daerah memperkuat layanan perusahaan daerah air minum agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi.

Selain itu, Yoyok menilai industri AMDK perlu bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan, termasuk persoalan sampah kemasan plastik yang dihasilkan.

Komisi VII DPR RI saat ini tengah menyusun regulasi terkait industri AMDK yang diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya air dan tanggung jawab lingkungan perusahaan.