LIFESTYLE

Ragam Ramuan Dapur Tangkal Flu Saat Musim Hujan

Ilustrasi - Rempah-rempah rumahan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Foto: antara
Ilustrasi - Rempah-rempah rumahan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Foto: antara
apakabar.co.id - Di tengah meningkatnya kasus flu musiman, dokter pengembang obat tradisional menilai bahan herbal yang mudah ditemukan di dapur rumah bisa dimanfaatkan untuk menjaga imunitas hingga meredakan gejala flu.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menyebut berbagai herbal dan rempah rumahan dapat digunakan untuk pencegahan hingga membantu proses pemulihan flu, terutama di musim hujan.

“Semua bersifat meningkatkan imunitas atau daya tahan atau kekebalan tubuh. Juga menghangatkan tubuh, juga membantu meredakan demam atau meriang, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau agak sesak nafas,” kata Inggrid dikutip Senin (5/12) dari antara

Bahan seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, serta rempah-rempah lain seperti pala, kayu manis, cengkih, dan kapulaga bisa dimanfaatkan sebagai ramuan herbal. Bahkan, bawang merah dan bawang putih juga memiliki manfaat serupa.

Selain itu, sejumlah tanaman obat seperti habatus sauda, sambiloto, pegagan, meniran, dan mengkudu dinilai berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu mengatasi demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.


Menurut Inggrid, ramuan herbal dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Untuk pencegahan, konsumsi bisa dilakukan satu hingga dua gelas per hari selama tiga hingga empat hari berturut-turut.

Bagi masyarakat yang menginginkan kepraktisan, ia menyarankan memilih obat bahan alam dalam bentuk jadi yang telah memiliki izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dengan kandungan jahe, kunyit, kencur, dan pemanis alami seperti madu.

“Jadi kalau kita membuat ramuan herbal, misalnya pemanisnya kita bisa pakai madu karena madu tidak hanya sebagai pemanis tapi juga mempunyai khasiat. Dan produk herbal jadi juga banyak yang berbasis madu yang di dalamnya misalnya dicampur juga dengan jahe, kunyit, kencur, peppermint misalnya,” ujarnya.

Ramuan herbal juga bermanfaat untuk mencegah kelelahan akibat aktivitas padat pascaliburan atau tekanan pekerjaan yang kerap memicu tubuh mudah terserang flu. Untuk ramuan sederhana, Inggrid menyebut jahe dan kunyit dapat dipadukan dengan temulawak serta lada hitam. Alternatif lain adalah campuran jahe dan kunyit dengan ginseng, likoris, atau akar manis yang tersedia dalam produk herbal kemasan.

Sebagai pelengkap, Inggrid juga menyarankan konsumsi vitamin C, D, A, dan E, serta mineral seperti zinc, selenium, zat besi, dan vitamin B kompleks agar tubuh tidak mudah sakit.
Ia menekankan pentingnya memeriksa kadar vitamin D3 dalam darah, karena aktivitas luar ruangan belum tentu mencukupi kebutuhan vitamin tersebut.

“Sebetulnya kebanyakan vitamin dan mineral itu bisa kita penuhi dari makanan sehari-hari. Sepanjang misalnya kita memilih makanan bergizi seimbang… Jadi jangan kita misalnya konsumsi makanan instan, fast food, ya itu sudah pasti kita tidak akan bisa menjaga diri dari flu kalau kita makan seperti itu,” tutupnya.