NEWS

Sederet Bursa Kandidat Ketum PBNU, Ada Gus Yahya hingga Cak Imin

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar (kiri) duduk bersebelahan dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam pembukaan acara Konbes NU 2024 di Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogykarta, Senin (29/1/2024).
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar (kiri) duduk bersebelahan dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam pembukaan acara Konbes NU 2024 di Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogykarta, Senin (29/1/2024).
apakabar.co.id, JAKARTA - Sebanyak 14 tokoh masuk dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) selanjutnya. Sejumlah nama tersebut diungkap oleh Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) yang memasukan tiga aspek dalam penentuan kandidat calon.

"Nama-nama kandidat tersebut berdasarkan tiga aspek utama, yakni tingkat popularitas, rekam jejak, serta hasil wawancara mendalam dengan pengurus hingga warga NU," kata peneliti Insantara Wildan Efendy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/2).

Dari total 14 kandidat calon Ketum PBNU tersebut, Insantara membagi menjadi empat klaster utama. Pertama, klaster petahana terdapat nama Ketua Umum PBNU saat ini Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, hingga Mohammad Nuh, Syaifullah Yusuf, dan Zulfa Mustofa.
Kemudian klaster PWNU terdiri atas Abdul Ghaffar Razin, Abdul Hakim Mahfudz, dan Juhadi Muhammad. Sementara itu di klaster tokoh NU dan pesantren terdapat nama Imam Jazuli, Abdussalam Shohib, Yusuf Chudlori, dan Marzuqi Mustamar.

Terakhir, klaster tokoh politik dan pemerintahan, terdiri atas Cak Imin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Sementara itu, dia mengatakan aspirasi pengurus wilayah, cabang, dan warga kultural sangat kuat untuk terpilihnya Ketum PBNU yang baru.

“Desakan transisi kepemimpinan PBNU yang sangat kuat dari PWNU, PCNU, dan aspirasi warga NU menjadi salah satu indikator keinginan besar lahirnya nakhoda baru di tubuh PBNU,” katanya.