OTOTEKNO

Tips Aman Berkendara Mobil Hybrid Toyota Saat Melintasi Rel Kereta

Tips Aman Berkendara Mobil Hybrid Toyota Saat Melintasi Rel Kereta. Foto: dok. Auto2000
Tips Aman Berkendara Mobil Hybrid Toyota Saat Melintasi Rel Kereta. Foto: dok. Auto2000
apakabar.co.id, JAKARTA - Mobil hybrid Toyota dirancang aman digunakan di berbagai kondisi jalan, termasuk saat melintasi perlintasan kereta api.

Namun, pengemudi tetap perlu memahami karakter kendaraan elektrifikasi dan menerapkan defensive driving agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara mengingatkan bahwa pengguna mobil hybrid tetap harus waspada terhadap kondisi jalan yang tidak terduga, mulai dari banjir hingga perlintasan rel kereta api.

Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah sistem elektrifikasi pada mobil hybrid Toyota sudah dilengkapi perlindungan terbaik.

“Kabel tegangan tinggi dibekali insulator khusus, sementara konektor dan komponen penting seperti baterai hybrid, inverter, hingga motor listrik dirancang dengan material yang kokoh untuk meminimalkan risiko korsleting,” ujar Tara melalui pernyataan resminya, Jumat (8/5).

Meski begitu, pengguna tetap diimbau berhati-hati saat melewati genangan air.

Komponen elektrifikasi hybrid memang bersifat tahan air (water resistant), tetapi bukan kedap air sepenuhnya.

Jika nekat menerjang banjir tinggi, air tetap berpotensi masuk dan merusak sistem kelistrikan kendaraan.

Tara juga mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak melakukan modifikasi pada sistem kelistrikan mobil hybrid, baik tegangan rendah maupun tegangan tinggi.

“Selain berisiko merusak komponen lain dan menggugurkan garansi, modifikasi kelistrikan juga dapat memicu sengatan listrik berbahaya,” imbuhnya.

Saat melintasi rel kereta api, pengemudi disarankan tetap tenang dan fokus. Pastikan palang pintu sudah terbuka dan kondisi aman sebelum melintas.

Mobil hybrid Toyota dengan transmisi otomatis tetap mampu melewati rel tanpa kendala, termasuk ketika kendaraan berjalan menggunakan motor listrik di EV Mode.

Selama kapasitas baterai mencukupi, mobil tidak akan tiba-tiba mati di atas rel karena sistem hybrid tetap mendapat suplai daya dari mesin bensin.

Agar lebih aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyeberangi rel kereta.

Pengemudi sebaiknya memperhatikan kondisi lintasan, apakah permukaan rel rata, berlubang, menurun, atau licin.

Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi kondisi darurat seperti kendaraan mogok.

Ketika melintas, hindari menginjak pedal gas terlalu agresif karena torsi motor listrik pada mobil hybrid bersifat instan.

Pengemudi juga perlu lebih waspada di jalur rel ganda karena kereta bisa datang dari arah berbeda dalam waktu berdekatan.

Jika kendaraan mengalami kendala di tengah rel, jangan panik. Coba posisikan transmisi di mode parkir (P) dan nyalakan ulang kendaraan sesuai prosedur.

Bila mobil tetap tidak bisa bergerak dan situasi sudah berbahaya, segera keluar dari kendaraan dan minta bantuan orang sekitar untuk mendorong mobil menjauh dari rel.

Tara menyebut, menjaga kondisi kendaraan tetap prima melalui servis berkala juga menjadi langkah penting untuk mencegah masalah saat berkendara.

“Dengan kondisi mobil yang optimal, risiko mogok di perjalanan maupun saat melintasi rel kereta dapat diminimalkan,” tutupnya.