SPORT
Gunawan dan Rafalentino Tersingkir, Indonesia Kehabisan Wakil di Seri Kedua M-15
apakabar.co.id, JAKARTA – Perjuangan petenis Indonesia pada seri kedua M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 resmi berakhir. Tiga wakil Merah Putih yang masih bertahan, yakni Gunawan Trismuwantara, Rafalentino Ali Da Costa, serta pasangan Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp, gagal melangkah ke babak semifinal setelah takluk dari lawan masing-masing di Bali National Tennis Center, Nusa Dua, Kamis (30/7).
Gunawan Trismuwantara, yang berhasil menembus babak utama melalui jalur kualifikasi seperti pada seri pertama, harus mengakui keunggulan unggulan kedelapan asal Jepang, Ryuki Matsuda. Gunawan menyerah dalam pertarungan selama 1 jam 56 menit dengan skor 4-6, 5-7.
Sempat meningkatkan agresivitas permainan pada set kedua melalui serangan dari garis belakang dan forehand andalannya, Gunawan belum mampu membendung permainan Matsuda yang kini menempati peringkat 774 dunia.
Usai pertandingan, Gunawan mengakui kualitas permainan lawannya memang lebih baik. Meski sempat mengubah strategi di set kedua, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan. Namun, ia menilai penampilannya pada seri kedua lebih baik dibanding pekan sebelumnya.
Di nomor tunggal lainnya, petenis muda Rafalentino Ali Da Costa juga memberikan perlawanan sengit saat menghadapi unggulan keenam asal Jepang, Keisuke Saitoh. Setelah tampil impresif dengan menyingkirkan wakil India Arjun Rathi di babak sebelumnya, langkah Falen akhirnya terhenti lewat pertandingan ketat berdurasi 1 jam 56 menit.
Set pertama berlangsung ketat hingga tie-break, sebelum Saitoh menang 7-6 (7-4). Pada set kedua, Falen bahkan sempat berada di ambang kemenangan saat unggul 6-5 dan memimpin 40-15. Namun pengalaman Saitoh mampu membalikkan keadaan hingga memaksakan tie-break dan kembali menang 7-6 (7-4).
Sementara itu, harapan Indonesia di sektor ganda putra juga pupus. Pasangan muda Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp tampil tanpa beban saat menghadapi unggulan ketiga Daisuke Sumizawa (Jepang)/Isaac Becroft (Selandia Baru).
Meski baru pertama kali berpasangan, Falen dan Ethan mampu memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah lewat super tie-break dengan skor 6-7(5), 7-5, 8-10 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 35 menit.
Sejumlah peluang sebenarnya berhasil diciptakan pasangan Indonesia. Namun kesalahan-kesalahan kecil pada poin-poin krusial membuat mereka gagal mengamankan tiket semifinal. Meski demikian, pencapaian pada seri kedua tetap menjadi modal berharga bagi Falen yang baru berusia 16 tahun dan Ethan yang berusia 17 tahun untuk terus berkembang di level internasional.
Dengan hasil tersebut, Indonesia dipastikan tidak lagi memiliki wakil pada babak semifinal seri kedua M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

