SPORT

Indonesia Turunkan Dua Tim di Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026

Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. Foto: istimewa
Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. Foto: istimewa
apakabar.co.id, JAKARTA – Pembinaan sepak bola putri Indonesia kembali memasuki babak baru. Setelah sukses menggelar rangkaian kompetisi usia muda sepanjang tahun, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI kini menghadirkan Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026, turnamen sepak bola putri U-16 bertaraf internasional yang akan berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Turnamen yang mengusung tema "Girls, Goals, Glory" ini menjadi puncak dari rangkaian Women's Soccer Trilogy 2026, setelah sebelumnya digelar MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars. Kompetisi tersebut menjadi mata rantai pembinaan berjenjang yang dirancang untuk melahirkan pesepak bola putri masa depan Indonesia.

Sebanyak tujuh negara akan ambil bagian dalam ajang ini, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi. Indonesia sendiri mendapat kehormatan menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, sehingga semakin banyak pemain muda memperoleh pengalaman bertanding di level internasional.

Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari sistem pembinaan yang telah dibangun secara berkesinambungan.


Menurutnya, seluruh pemain yang tampil merupakan hasil proses pencarian bakat yang panjang. Dari ratusan pemain yang mengikuti pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge hingga HYDROPLUS Soccer League, terpilih 56 pemain terbaik sebelum akhirnya disaring menjadi 46 atlet yang akan memperkuat dua tim Indonesia.

"Kami ingin terus membangun fondasi prestasi sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan yang berkesinambungan. Women's Soccer Trilogy merupakan jalur pembinaan yang saling terhubung sehingga para pemain terbaik memiliki kesempatan berkembang hingga level internasional," ujar Teddy.

Sebagai bagian dari persiapan, Garuda Pertiwi yang ditangani Timo Scheunemann dan Putri Nusantara di bawah arahan Takumi Taniguchi menjalani pemusatan latihan sejak 24 Juli hingga 11 Agustus di Kudus dan Pati. Selama training camp, para pemain difokuskan pada peningkatan kualitas teknik, kondisi fisik, pemahaman taktik, hingga membangun kekompakan antarpemain.

Teddy optimistis kedua tim mampu bersaing menghadapi lawan-lawan kuat dari Asia. Ia berharap keberhasilan Timnas Putri Indonesia senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 dapat menjadi suntikan motivasi bagi generasi muda untuk mengikuti jejak para seniornya.

"Turnamen ini berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Kami berharap para pemain mampu memberikan penampilan terbaik dan menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Komitmen membangun ekosistem sepak bola putri juga mendapat dukungan penuh dari Caffino sebagai title partner turnamen. Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono, menilai kompetisi berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.

Menurutnya, lahirnya pemain berkualitas dunia tidak hanya ditentukan oleh latihan yang baik, tetapi juga oleh banyaknya kesempatan bertanding dalam kompetisi yang kompetitif.

Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup - Teddy Tjahjono (kanan), Anggota Exco PSSI - Vivin Cahyani Sungkono (tengah), Soegiono - Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria (kiri), saat jumpa pers Caffino Srikandi Merdeka Cup di Jakarta Pusat, Rabu (29/7).

"Caffino bangga menjadi bagian dari perjalanan pembinaan sepak bola putri Indonesia. Kami berharap turnamen ini menjadi langkah penting dalam melahirkan talenta-talenta muda yang kelak mampu membawa Indonesia bersaing hingga level Piala Dunia," ujarnya.

Dukungan juga datang dari PSSI. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyebut Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi salah satu agenda strategis dalam mempersiapkan Timnas Putri Indonesia U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027.

Menurut Vivin, semakin banyak pemain muda yang mendapatkan pengalaman menghadapi lawan-lawan internasional, semakin besar pula peluang Indonesia memiliki stok pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional pada masa mendatang.

"Turnamen ini menjadi salah satu ajang talent scouting menuju pembentukan Timnas Putri U-17. Pengalaman internasional sangat penting untuk mempercepat perkembangan para pemain," jelasnya.

Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya selama menjalani training camp. Ia melihat para pemain mampu menyerap materi latihan dengan cepat serta menunjukkan semangat tinggi di setiap sesi.

Menurut Timo, bermain di hadapan publik sendiri menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.

"Seluruh atlet berkembang dengan sangat baik. Mereka menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Kami siap menghadapi tim-tim dari enam negara dan berjuang memberikan hasil terbaik bagi Indonesia," tegasnya.

Semangat serupa juga dirasakan salah satu pemain muda Indonesia, Ayla Dva Khala Ahisma. Lulusan MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League itu mengaku bangga akhirnya memperoleh kesempatan mengenakan seragam Merah Putih di turnamen internasional.

Peraih penghargaan Best Player HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026 tersebut mengatakan kekompakan antarpemain sudah terbangun karena sebagian besar telah sering bermain bersama dalam berbagai kompetisi pembinaan.

"Rasanya bangga sekali bisa mewakili Indonesia. Chemistry kami sudah cukup terbentuk karena sering bertemu di berbagai turnamen. Sekarang kami ingin memberikan hasil terbaik untuk Indonesia," ujar Ayla.

Berdasarkan hasil undian, Garuda Pertiwi tergabung di Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara Putri Nusantara berada di Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Yordania.

Juara dan runner-up dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal dengan sistem gugur sebelum memperebutkan gelar juara pada partai final.


Selain memperebutkan trofi juara, turnamen ini juga menyediakan penghargaan individu untuk Best Player, Top Scorer, Best Goalkeeper, serta penghargaan Team Fair Play.

Dengan kehadiran peserta dari berbagai negara serta sistem pembinaan yang semakin terstruktur, Caffino Srikandi Merdeka Cup diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi baru pesepak bola putri Indonesia yang mampu bersaing di level Asia bahkan dunia. 

Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi pijakan menuju masa depan sepak bola putri Indonesia yang lebih kompetitif dan berprestasi.