SPORT

Menpora Erick Disorot Media Italia Usai Serahkan Trofi Juara MotoGP Mandalika 2026

Menpora Erick Thohir saat memberikan trofi juara MotoGP Mandalika 2026 yang diraih Marco Bezzecchi (tengah) di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10). Foto: Kemenpora
Menpora Erick Thohir saat memberikan trofi juara MotoGP Mandalika 2026 yang diraih Marco Bezzecchi (tengah) di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10). Foto: Kemenpora
apakabar.co.id, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyerahkan trofi kepada Marco Bezzecchi yang tampil sebagai juara Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10).

Pembalap Aprilia Racing itu tampil impresif dengan finis terdepan, mengungguli Raul Fernandez di posisi kedua dan Jorge Martin yang menempati peringkat ketiga.

Kemenangan Bezzecchi sekaligus mencatat sejarah karena menjadi kemenangan ke-300 pembalap Italia di kelas utama kejuaraan dunia balap motor.

Penyerahan trofi oleh Erick menjadi salah satu momen penting di podium MotoGP Mandalika. Namun, kehadiran Menpora juga mendapat sorotan dari media olahraga Italia.


Dalam siaran langsung Sky Sport MotoGP yang kemudian diunggah melalui akun Instagram resminya, komentator memperkenalkan Erick kepada pemirsa dengan menyinggung rekam jejaknya sebagai mantan Presiden Inter Milan yang kini menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia.

Sorotan tersebut memperlihatkan bagaimana MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi panggung bagi para pembalap dunia, tetapi juga membuka ruang bagi Indonesia untuk mendapatkan eksposur lebih luas di mata internasional.

Bagi Erick, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memiliki makna yang lebih besar dari sekadar kompetisi balap motor.

Ajang tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang mampu menjadi tuan rumah event olahraga internasional.

“Ketika Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia, yang kita hadirkan bukan hanya sebuah kompetisi. Kita juga membawa nama Indonesia ke hadapan masyarakat internasional,” ujar Erick.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga internasional harus memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penguatan citra bangsa, penggerakan ekonomi daerah, pengembangan sport tourism hingga pertumbuhan industri olahraga nasional.

“Karena itu, penyelenggaraan event olahraga harus memberikan manfaat yang nyata, mulai dari penguatan citra bangsa, pergerakan ekonomi daerah, hingga tumbuhnya industri olahraga dan pariwisata,” lanjutnya.

Erick sendiri memiliki pengalaman yang cukup dikenal di Italia setelah pernah memimpin Inter Milan pada periode 2013–2018. Rekam jejak tersebut membuat kehadirannya di podium MotoGP Mandalika memiliki daya tarik tersendiri bagi media dan publik olahraga Italia.

Momen tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa penyelenggaraan MotoGP di Mandalika dapat menjadi jembatan diplomasi olahraga sekaligus sarana memperkuat eksistensi Indonesia di panggung global.


Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat, Pertamina Grand Prix of Indonesia diharapkan terus berkembang sebagai salah satu event olahraga internasional unggulan Indonesia.

Selain menghadirkan persaingan pembalap terbaik dunia, MotoGP Mandalika juga diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism sekaligus mendorong pertumbuhan industri olahraga di Tanah Air.