SPORT

MilkLife Strikers Melaju ke Final Singa Cup 2026

MilkLife Strikers berhasil mengamankan satu tempat di final Singa Cup 2026 setelah mengamankan posisi puncak klasemen Grup A di Singapura, Senin (2/11). Foto: istimewa
MilkLife Strikers berhasil mengamankan satu tempat di final Singa Cup 2026 setelah mengamankan posisi puncak klasemen Grup A di Singapura, Senin (2/11). Foto: istimewa
apakabar.co.id, JAKARTA – MilkLife Strikers memastikan tiket final Singa Cup 2026 meski harus menelan kekalahan dari Selangor FC Academy A pada pertandingan kedua fase grup di The Rainforest Hub, Singapura, Senin (2/11).

Tim asuhan Jacksen F. Tiago itu tetap mengamankan posisi puncak Grup A berkat kemenangan telak 13-0 atas wakil Nepal, Rato Bangala, pada pertandingan pertama. Hasil tersebut membuat MilkLife Strikers mengoleksi enam poin dengan keunggulan selisih gol +17.

MilkLife Strikers selanjutnya akan kembali berhadapan dengan Selangor FC Academy A pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11). Pertemuan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi wakil Indonesia untuk membalas kekalahan tipis 0-1 yang mereka alami pada fase grup.

Sebelum memastikan langkah ke final, MilkLife Strikers tampil produktif ketika menghadapi Rato Bangala. Locita Waranggani Olah N membuka keunggulan melalui tembakan jarak jauh pada menit ketujuh. Keyla Azzahra Putri kemudian menggandakan skor empat menit berselang.


Nadia Shakila Azzahra menambah keunggulan pada menit ke-13. Satu menit kemudian, MilkLife Strikers kembali mencetak gol melalui situasi yang berujung gol bunuh diri pemain Rato Bangala. Adiba Sanas Primayuga menutup pesta gol babak pertama lewat eksekusi penalti pada menit ke-17.

Memasuki babak kedua, dominasi MilkLife Strikers semakin terlihat. Ferisa Dewi Widodo menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak hat-trick pada menit ke-25, 27, dan 37.

Sementara itu, Angelina Putri S. Mongan turut menyumbangkan gol pada menit ke-31, disusul Adelice Maureen Hanum pada menit ke-35. Adiba kemudian melengkapi kemenangan besar MilkLife Strikers lewat gol keduanya pada menit ke-39.

Namun, momentum positif tersebut tidak berlanjut ketika menghadapi Selangor FC Academy A. Pertandingan sempat mengalami penundaan akibat hujan deras yang mengguyur The Rainforest Hub. Setelah cuaca membaik, kedua tim akhirnya melanjutkan pertandingan dan Selangor keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Meski demikian, kekalahan tersebut tidak menggoyahkan posisi MilkLife Strikers di puncak klasemen. Mereka unggul dalam selisih gol atas Selangor FC Academy A yang finis di posisi kedua dengan +9. Selangor hanya unggul satu gol dari Lion City Sailors yang mengoleksi selisih gol +8.

Lion City Sailors sendiri menutup pertandingan hari kedua dengan kemenangan telak 12-0 atas Rato Bangala. Hasil tersebut membuat wakil Singapura itu harus puas menempati posisi ketiga dan akan menghadapi Rato Bangala dalam perebutan tempat ketiga.

Asisten Pelatih MilkLife Strikers, Sasi Kirana, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang dua pertandingan. Kendati demikian, ia mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi menjelang pertandingan final.


Menurut Sasi, para pemain mampu memaksimalkan peluang ketika menghadapi Rato Bangala. Sementara saat melawan Selangor, mereka tetap menunjukkan semangat juang meski gagal mengamankan kemenangan.

“Untuk pertandingan kedua kami belum berhasil menang. Tapi pemain tetap tampil ngotot. Selain itu, kedua tim juga tampil bagus dengan saling bertukar serangan,” ujar Sasi.

Ia menambahkan, ketenangan pemain ketika berada dalam situasi tertinggal menjadi salah satu fokus evaluasi sebelum kembali menghadapi Selangor.

“Untuk final besok, ada beberapa hal yang akan menjadi evaluasi, terutama bagaimana bisa lebih tenang meski dalam keadaan tertinggal. Sisanya, saya percaya para pemain akan tetap tampil penuh motivasi,” katanya.

Optimisme serupa disampaikan Ferisa Dewi Widodo yang tampil gemilang dengan torehan tiga gol ke gawang Rato Bangala. Pemain asal Jawa Barat tersebut mengaku bersyukur bisa mencetak hat-trick sekaligus membantu tim meraih kemenangan besar.

Ia menyebut kepercayaan diri menjadi salah satu modal penting yang terus dibangun sepanjang turnamen. Meski sempat menelan kekalahan, Ferisa menegaskan ambisi MilkLife Strikers belum berubah, yakni membawa pulang gelar juara.

“Saya senang dan bersyukur hari ini bisa hat-trick. Sejak kemarin saya memang meyakinkan diri sendiri untuk tampil lebih percaya diri supaya bisa menampilkan yang terbaik,” ujar Ferisa.

“Perjuangan belum berakhir karena kami ke sini mau juara. Itu yang menjadi motivasi saya dan teman-teman. Walaupun tadi sempat kalah, tidak apa-apa. Yang penting besok kami akan berjuang lagi,” tambahnya.

Singa Cup merupakan turnamen sepak bola usia muda yang rutin diselenggarakan di Singapura sejak 2011. Pada edisi 2026, ajang tersebut diikuti 136 tim dari 13 negara.

Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife mengirimkan MilkLife Strikers untuk berkompetisi di kategori Girls U12. Tim ini dihuni pemain-pemain pilihan hasil penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.

Kategori Girls U12 Singa Cup 2026 diikuti empat tim dengan format liga round-robin pada 1-3 November. Dua tim terbaik melaju ke final, sedangkan dua tim lainnya bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.