SPORT
Takluk 0-2 dari Thailand, Indonesia Putri Nusantara Siap Bangkit
apakabar.co.id, JAKARTA – Timnas Putri U-16 Indonesia Putri Nusantara harus mengawali kiprahnya di Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino dengan kekalahan. Putri Nusantara takluk 0-2 dari Timnas Putri U-16 Thailand pada laga perdana Kualifikasi Grup B di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (15/8).
Thailand tampil efektif dengan mencetak satu gol di masing-masing babak. Miricah Shealagh Murdoch membuka keunggulan pada menit ke-11, sebelum Witchayada Wanasin menggandakan skor pada menit ke-89.
Hasil tersebut membuat Thailand langsung mengamankan tiga poin di laga pembuka Grup B. Sementara Putri Nusantara harus segera berbenah untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mengakui Thailand memberikan tekanan besar sepanjang pertandingan. Namun, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain dan staf yang telah memberikan kemampuan terbaik.
Menurut Takumi, kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi, terutama dari aspek mental dan taktik. Ia pun meminta anak asuhnya segera bangkit untuk menghadapi Singapura pada Senin (17/8).
“Terima kasih atas dukungan suporter untuk Putri Nusantara. Harus diakui tadi merupakan pertandingan yang berat. Namun, seluruh pemain dan staf telah melakukan yang terbaik. Kami harus kembali bangkit dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Takumi.
Takumi menilai para pemainnya masih memiliki kepercayaan diri untuk kembali berjuang. Ia berharap evaluasi yang dilakukan dapat membuat Putri Nusantara tampil lebih baik sekaligus meraih poin pada laga berikutnya.
“Mereka masih memiliki rasa percaya diri untuk berjuang di lapangan. Kami akan melakukan evaluasi, khususnya mental dan taktik, serta mengatur strategi agar bisa mendapatkan poin,” tuturnya.
Di kubu Thailand, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengaku puas dengan kemenangan yang diraih timnya.
Menurut Thidarat, kemenangan pada laga pembuka sudah sesuai dengan target. Meski demikian, ia tidak ingin timnya terlena dan masih mencatat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.
“Pertandingan tadi telah berjalan sesuai harapan kami untuk mendapat tiga poin pertama. Para pemain sudah tampil bagus, tetapi ada beberapa hal yang masih perlu kami benahi seperti taktik dan mengingatkan pemain agar menghindari pelanggaran,” kata Thidarat.
Ia berharap para pemain dapat mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut dan tampil lebih baik pada laga berikutnya.
“Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa tampil bermain lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Miricah Shealagh Murdoch mengaku senang dapat mencetak gol sekaligus membantu Thailand meraih tiga poin.
Bagi Miricah, gol tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi karena kemenangan Thailand merupakan hasil kerja seluruh pemain.
“Saya senang bisa bermain dan mencatatkan gol pertama saya di turnamen ini. Namun, ini bukan tentang saya saja. Seluruh tim juga merasa senang karena kami mendapatkan tiga poin,” kata Miricah.
Ia pun tidak sabar menantikan pertandingan berikutnya dan melihat perkembangan sepak bola putri yang semakin pesat.
“Saya sangat menantikan pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tentu gembira melihat semakin banyak perempuan yang bermain sepak bola dari seluruh penjuru negeri,” ujarnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

