EKBIS
ASDP Ketapang Layani 816 Ribu Orang Selama Libur Sekolah
apakabar.co.id, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat telah melayani sebanyak 816.016 penumpang di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) selama libur sekolah periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
"Dari angka tersebut meningkat 0,95 persen, sedangkan jumlah kendaraan mencapai 212.696 unit, atau naik 3,87 persen dibandingkan periode sebelumnya," kata Sekretaris ASDP Indonesia Ferry Windy Andale, dalam keterangannya di Banyuwangi, Jatim, Rabu (8/7).
Untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan di tengah lonjakan trafik, lanjut dia, ASDP mengoptimalkan armada dan kapasitas pelabuhan serta memperkuat personel operasional di lapangan dengan menerapkan sistem delaying pada sejumlah buffer zone, dan mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Saat terjadi kepadatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, lanjut Windy, ASDP juga segera menerapkan pola operasi tiba-bongkar-berangkat (TBB) serta mengoperasikan kapal perbantuan di Dermaga Bulusan guna mempercepat proses bongkar muat dan mengurai antrean kendaraan.
Menurut dia, ASDP juga turut mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat melalui program stimulus berupa diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen.
"Atau, rata-rata memberikan penghematan 21,9 persen dari total tarif penyeberangan, dan program tersebut diterapkan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional," kata Windy.
Windy menyebutkan selama periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026 tercatat sebanyak 1.125.088 pengguna jasa telah memanfaatkan program tersebut atau mencapai 93,25 persen dari target 1.206.585 penerima manfaat.
"Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan program stimulus sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif membantu masyarakat mengakses layanan penyeberangan dengan tarif yang lebih terjangkau," kata dia.
Windy menambahkan kelancaran layanan selama periode libur sekolah juga didukung pemanfaatan platform digital Ferizy sebagai sistem pembelian tiket penyeberangan secara daring.
"Melalui pengaturan jadwal keberangkatan berbasis digital, distribusi pengguna jasa menuju pelabuhan menjadi lebih tertata, sehingga potensi antrean dapat diminimalkan dan pelayanan berlangsung semakin efektif," tuturnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

