EKBIS

ESG Award 2026: KEHATI Perkuat Standar Pasar Modal Berkelanjutan

KEHATI menilai, penguatan standar ESG dan transparansi pelaporan akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing emiten Indonesia di pasar global.
Yayasan KEHATI menggelar ESG Award 2026 memperkuat integrasi prinsip ESG di pasar modal & keuangan. Foto: Kehati
Yayasan KEHATI menggelar ESG Award 2026 memperkuat integrasi prinsip ESG di pasar modal & keuangan. Foto: Kehati
apakabar.co.id, JAKARTA - Yayasan KEHATI kembali menggelar ESG Award 2026 by KEHATI sebagai upaya memperkuat integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam ekosistem pasar modal dan sektor keuangan nasional. Inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan keuangan berkelanjutan di Indonesia yang semakin menempatkan aspek tata kelola, lingkungan, dan sosial sebagai indikator utama kualitas investasi.

Di tengah meningkatnya perhatian investor global terhadap praktik keberlanjutan, ESG kini menjadi variabel penting dalam penilaian risiko, valuasi, serta arus modal jangka panjang. KEHATI menilai, penguatan standar ESG dan transparansi pelaporan akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing emiten Indonesia di pasar global.

Direktur Eksekutif KEHATI, Riki Frindos, menjelaskan ESG Award dirancang sebagai instrumen penguatan kualitas praktik ESG di tingkat emiten, manajer investasi, hingga investor institusional. Integrasi ESG tidak lagi bersifat simbolik, melainkan menjadi bagian dari strategi bisnis dan mitigasi risiko di pasar keuangan modern.

"Integrasi ESG bukan lagi pilihan reputasional, melainkan strategi mitigasi risiko dan peningkatan valuasi. Emiten dan institusi keuangan yang adaptif terhadap standar ESG akan memiliki akses pendanaan yang lebih kompetitif," ujar Riki dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/2). 

Dari sisi kebijakan makro, langkah ini sejalan dengan peta jalan keuangan berkelanjutan yang didorong regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta tren meningkatnya penerbitan green bond dan instrumen pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. Penguatan ekosistem ESG dinilai dapat mendukung stabilitas pasar sekaligus memperluas basis investor yang berorientasi jangka panjang.

Secara historis, KEHATI telah berkontribusi dalam pengembangan instrumen ESG di pasar modal sejak peluncuran indeks SRI-KEHATI bersama Bursa Efek Indonesia pada 2009. Indeks tersebut menjadi indeks ESG pertama di Indonesia dan kini menjadi acuan bagi berbagai produk investasi berkelanjutan.

Kolaborasi kemudian diperluas pada 2021 melalui peluncuran indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI dan ESG Quality 45 IDX KEHATI yang semakin memperkuat integrasi prinsip ESG dalam pengelolaan portofolio investasi.

Hingga saat ini, KEHATI tercatat bekerja sama dengan 16 manajer investasi dengan total dana kelolaan berbasis ESG melampaui Rp7 triliun. Selain itu, lembaga ini juga aktif mengembangkan ekosistem impact investment dan mendukung startup berdampak melalui kolaborasi dengan fund manager domestik.

Dalam pelaksanaannya, ESG Award 2026 mencakup empat sektor utama, yaitu Capital Market, Impact Investment, Debt & Project Financing, serta Best Facilitator

Pada sektor pasar modal, penghargaan diberikan untuk kategori Best Emiten dan Best Investor yang meliputi manajer investasi, asuransi, dan dana pensiun. Penilaian dilakukan melalui sistem scoring komprehensif yang mengevaluasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, termasuk peningkatan skor atau delta improvement dibanding periode sebelumnya. 

Proses seleksi juga melibatkan dewan juri independen dari kalangan pakar pasar modal, praktisi investasi hijau, dan profesional industri keuangan guna menjaga kredibilitas penilaian.

Dari perspektif emiten, penguatan praktik ESG berpotensi menurunkan cost of capital dan meningkatkan persepsi risiko di mata investor.

Sementara bagi investor, ESG Award dapat menjadi referensi tambahan dalam proses seleksi portofolio berbasis keberlanjutan, khususnya di tengah tren global yang semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

KEHATI menilai Indonesia memiliki momentum strategis untuk mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui optimalisasi peran pasar modal. Pendaftaran ESG Award 2026 dibuka hingga 22 Mei 2026 pukul 24.00 WIB, dengan malam penganugerahan dijadwalkan pada 30 Juli 2026.