LIFESTYLE
Populasi 280 Juta Jadi Daya Tarik, Taiwan Serius Gaet Wisatawan Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA - Pemerintah Taiwan semakin agresif mempromosikan destinasi wisatanya ke pasar Indonesia yang dinilai sangat potensial. Melalui rangkaian kegiatan promosi yang berlangsung pada 30 April hingga 7 Mei, Taiwan membawa delegasi besar yang terdiri dari maskapai penerbangan, agen perjalanan, hingga pelaku industri pariwisata untuk menjaring minat wisatawan Tanah Air.
Salah satu agenda utama adalah Taiwan Travel Fair yang digelar di PIK Avenue. Lokasi ini dipilih karena berada di kawasan gaya hidup modern Pantai Indah Kapuk yang dikenal sebagai magnet bagi kalangan muda, keluarga, hingga masyarakat dengan daya beli tinggi, segmen yang dinilai selaras dengan karakter wisata Taiwan.
Selain pameran, Taiwan juga menggelar workshop pariwisata di Jakarta dan Medan guna memperkuat kerja sama dengan pelaku industri lokal.
Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi destinasi, tetapi juga bisa langsung memesan paket perjalanan dengan berbagai penawaran menarik.
Director Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, Abe Chou, mengatakan kolaborasi dengan maskapai dan agen perjalanan menjadi kunci dalam mengubah minat menjadi kunjungan nyata.
Menurutnya, tren masyarakat Indonesia yang mulai merencanakan liburan keluarga sejak pertengahan tahun menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan.
“Tahun ini kami mengangkat tema Taiwan Never Sleeps. Wisatawan bisa menikmati berbagai aktivitas selama 24 jam, mulai dari kuliner malam, belanja di night market, hingga hiburan dan destinasi budaya,” ujarnya.
Untuk menarik perhatian publik, Taiwan turut menghadirkan pertunjukan dari FOCASA Circus yang telah dikenal di kancah internasional.
Selain itu, sejumlah influencer Indonesia seperti Jennifer Christie, Kadec Arini, dan Andy Garcia ikut meramaikan acara dengan berbagi pengalaman mereka berwisata di Taiwan. Perpaduan promosi langsung dan digital ini sukses membangun antusiasme di media sosial.
Tidak hanya fokus pada promosi, Taiwan juga terus berbenah dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan, khususnya dari Indonesia yang mayoritas beragama Islam.
Berbagai fasilitas ramah Muslim kini semakin mudah ditemukan, mulai dari makanan halal, ruang salat di pusat transportasi, hingga fasilitas pendukung di destinasi wisata.
Sementara itu, Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin, menegaskan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis dengan potensi besar.
Dengan populasi mencapai sekitar 280 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, minat masyarakat Indonesia untuk bepergian ke luar negeri terus meningkat.
Data menunjukkan, hampir 9 juta perjalanan outbound tercatat pada 2024, mencerminkan tingginya minat wisata internasional. Taiwan pun melihat peluang besar untuk menarik sebagian dari angka tersebut.
“Indonesia adalah mitra penting bagi kami. Kami ingin mempererat hubungan antar masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisata melalui berbagai kegiatan promosi,” ujar Trust.
Melalui rangkaian kegiatan di Jakarta dan Medan, Taiwan berharap dapat memperkuat citranya sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan beragam.
Dengan kombinasi kuliner khas, budaya yang unik, serta pengalaman wisata modern, Taiwan optimistis mampu menjadi salah satu pilihan utama wisatawan Indonesia untuk liburan ke luar negeri, terutama menjelang musim libur sekolah mendatang.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

