NEWS

Korban KM Nurul Salsa Diberikan Trauma Healing di RS Selayar

apakabar.co.id, JAKARTA - Tujuh pasien korban KM Nurul Salsa yang selamat dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Hayyung, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan diberikan layanan trauma healing untuk pemulihan psikologis.

"Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap para korban dapat kembali merasa tenang, kuat, dan perlahan melupakan trauma yang mereka alami," ujar Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan melalui keterangan yang dikutip di Jakarta, Rabu (22/7).

Polwan dan Bhayangkari, kata dia, hadir mendampingi para korban untuk memberikan dukungan moril, serta membantu memulihkan kondisi mental para penyintas setelah merasakan dampak psikologis akibat musibah yang dialaminya.

Trauma healing tersebut melalui pendekatan humanis dilakukan para Polwan dan Bhayangkari dengan mengajak para penyintas berbincang santai sekaligus memberikan motivasi, membangun semangat mereka, serta menciptakan suasana hangat agar merasa lebih tenang dan nyaman selama masa pemulihan.

"Selain memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal, kami ingin memastikan kondisi psikologis mereka juga mendapat perhatian untuk menguatkan mereka," paparnya.
Pihaknya selalu hadir mendampingi para korban hingga benar-benar pulih dan kembali beraktivitas. Sinergi bersama tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait terus dilakukan agar mereka memperoleh pelayanan, baik secara fisik maupun mental.

Kegiatan trauma healing tersebut mendapat respons hangat dari para korban dan keluarga yang mendampingi. Mereka merasa terhibur dan lebih bersemangat setelah mendapatkan perhatian, dukungan, maupun motivasi dari personel Polwan dan Bhayangkari.

Kapolres menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, tidak hanya pada aspek penegakan hukum dan penanganan bencana, tetapi turut memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus melaksanakan operasi SAR di hari kedelapan pencarian dengan menyisir Perairan Pulau Sabalana, Kecamatan Liuakang Tangaya, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dengan membagi dua SRU pada dua sektor area di timur dan barat pulau setempat.

Sejak kemarin, dua jenazah telah ditemukan dan kini diidentifikasi di Rumah Sakit Bayangkara Makassar di ruangan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulsel oleh tim DVI. Satu diantaranya belum teridentifikasi dan satu lainnya diketahui merupakan penumpang KM Nurul Salsa.

Dari data jumlah korban KM Nurul Salsa total 78 orang berada di atas kapal. Sebanyak 59 orang dinyatakan selamat dan tiga orang meninggal dunia serta 16 orang lainnya masih dalam pencarian.