1446
1446
Flash, News  

Teguh Lewaga Respati-Astrid Ungguli Suara Sementara Pilkada Solo

Calon Wali Kota Solo nomor urut 1 Teguh Prakosa. Foto: apakabar.co.id/Fernando

apakabar.co.id, SOLO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta telah melakukan hitung cepat real count tuntuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Gubernur dan Wakil Gubernur yang dipilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Surakarta.

Dari data yang masuk 100 persen pada pukul 23.00 WIB, Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut satu Teguh-Bambang mendapatkan 121.367 atau 39.53 persen sedangkan Paslon nomor urut dua, Respati-Astrid 185.631 atau 60.47 persen.

Calon Wali Kota Solo nomor urut 1 Teguh Prakosa mengaku legawa menerima kekalahan berdasarkan hasil hitung cepat Pilwakot Solo 2024 tersebut. Ia meminta masyarakat Solo turut mengawal masa transisi pemerintahan ke depan.

Baca juga: Jokowi-Iriana Nyoblos di TPS 12 Sumber Solo, Ajak Jan Ethes

Selain itu, Teguh mengimbau para pendukungnya tetap tertib dan menjaga solidaritas usai pelaksanaan  pemungutan suara. Ia meminta agar semua pihak menghormati hasil Pilkada 2024.

“Ya itulah pesta demokrasi dan semuanya sudah terlaksana tertib, aman. Dan tidak ada ekses yang mengganggu ketertiban dalam pelaksanaan tahapan akhir pencoblosan. Quick count sudah berjalan, kita menghormati semua keputusan yang nanti akan diputuskan oleh KPU Kota Solo,” ujarnya, Kamis (28/11).

Di sisi lain, Teguh mengimbau pada seluruh masyarakat Kota Solo agar tetap menjaga keamanan, kenyamanan, dan menghindari apapun hasil dari pilkada ini. Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam Pilkada 2024 merupakan bagian dari seni berpolitik.

Baca juga: Gibran Sampaikan Salam dari Prabowo Usai Pencoblosan: Perbedaan Itu Wajar

Teguh meminta maaf pada pendukungnya atas hasil sementara hitung cepat tersebut. Dia juga meminta agar warga turut mengawal masa transisi pemerintahan.

“Masing-masing punya strategi dan pola kerja yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Kepada seluruh kader, simpatisan, relawan, dan seluruh stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama yang sudah bersinergi membersamai kami dan Mas Bambang, saya kira dengan ucapan rendah hati kami mohon maaf dan terima kasih serta tetap menjaga solidaritas agar proses pilkada ini bisa berjalan dengan baik. Masa transisi juga harus berjalan dengan baik, semua harus menjaga itu. Tetap harus semangat membangun bersama-sama kota yang kita cintai demi berkemajuan dan yang lebih penting adalah kesejahteraan untuk masyarakat,” pungkasnya.

16 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Bethriq Kindy Arrazy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *