apakabar.co.id, JAKARTA – Seorang Siswi SMA berinisial AKF tewas secara mengenaskan dengan kondisi kepala pecah akibat tergilas truk beras di Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (12/2) pagi.
Kanit Laka Satlantas Satwil Jakarta Timur Iptu Darwis Yunarta menjelaskan, diduga korban saat itu hendak menyalip truk yang ada di depannya, namun hilang kendali.
“Saat mendahului, diduga pengemudi motor kurang berhati-hati, sehingga kendaraannya oleng dan terjatuh,” ujar Darwis Yunarta dalam keterangannya, Selasa (13/2).
Diketahui korban AKF sedang melintas di Jalan Bekasi Timur Raya wilayah Pisangan Timur, Pulogadung, sekitar pukul 06.30 WIB untuk menuju sekolah, Korban kemudian terlindas truk beras tepat di seberang Rutan Cipinang, Cipinang Muara, Jatinegara.
Truk tersebut berpelat G yang dikendarai EAE (31) yang menuju Pasar Induk Beras Cipinang usai berputar di depan Lapas Cipinang. Korban AKF yang mengendarai sepeda motor, oleng dan terjatuh hingga terlempar ke sebelah kiri dan masuk ke kolong truk beras itu.
“Korban terlempar dan tergilas ban kiri belakang truk yang berjalan searah. Akibatnya, korban terluka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” jelas Darwis.
Korban AKF mengalami luka parah dan fatal dibagian kepala. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo dan dijemput pihak keluarga untuk langsung dimakamkan.
Sedangkan pengendara truk berinisial EAE, bersama surat-surat berkendara dan truknya, termasuk sepeda motor milik korban dibawa ke kantor Satlantas Wilayah Jakarta Timur.
“Sopir masih kami periksa dan diamankan di kantor, barang bukti juga masih diamankan,” ujarnya.
Sementara itu, saksi mata bernama Darsa (40) menduga, AKF tergelincir karena tinggi jalan dan jalur Transjakarta sangat berbeda. “Kayaknya karena kagok tinggi jalannya berbeda, jadinya kepleset dan terguling ke kolong truk,” jelasnya.