Mengintip Detail Wuling Eksion, SUV 7-Seater yang Segera Meluncur di Indonesia
Penulis:
Farhan Fauran
Sabtu, 18 April 2026 | 11:43 WIB
Wajah Wuling Eksion yang Segera Meluncur di Indonesia. Foto: dok. apakabar.co.id/Farhan
apakabar.co.id, JAKARTA - Pasar SUV elektrifikasi di Indonesia tampaknya bakal semakin ramai. Kali ini, giliran Wuling Motors yang bersiap memperkenalkan amunisi terbarunya lewat model bernama Wuling Eksion.
Sebuah SUV elektrikfikasi dengan konfigurasi tujuh penumpang yang tidak hanya mengandalkan desain, tapi juga fleksibilitas teknologi, serta kenyamanan berkendara untuk pasar otomotif Indonesia.
Menjelang peluncurannya dalam beberapa hari ke depan, Wuling lebih dulu memberi “teaser rasa penuh” lewat acara Exclusive Media Impression Wuling Eksion.
Di sini, kami para jurnalis diajak mengintip langsung kabin hingga mencicipi impresi singkat berkendara dari Wuling Eksion ini. Hasilnya? Eksion terlihat bukan sekadar tambahan lini, tapi juga sinyal serius Wuling di segmen elektrifikasi.
Yang menarik, Eksion hadir dalam dua “rasa”, versi listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Menurut Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors, langkah ini jadi strategi untuk menjawab kebutuhan konsumen yang masih beragam—mulai dari yang siap full listrik hingga yang butuh transisi bertahap.
“Eksion menjadi SUV 7-seater pertama di Indonesia yang menawarkan pilihan EV dan PHEV dalam satu model,” ujarnya disela-sela acara Exclusive Media Impression, di Top Golf, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).
Eksterior Wuling Eksion
Dari sisi tampilan, dimensi Eksion terbilang gambot dengan panjang 4.745 mm dan wheelbase 2.810 mm. Garis bodinya tegas, memberi kesan SUV yang kokoh sekaligus modern.
Untuk varian PHEV, bagian depan dihiasi gril honeycomb dengan lampu utama bergaya X-shaped yang cukup mencolok.
Sementara versi EV tampil lebih “clean” dengan grille tertutup khas mobil listrik, tapi tetap mempertahankan aura gagah. Sentuhan pelek 18 inci dan opsi warna two-tone biru-putih makin menguatkan kesan stylish.
Interior Wuling Eksion
Masuk ke kabin, suasananya langsung terasa beda. Wuling memilih pendekatan minimalis modern, dasbor rata, bersih dari banyak ornamen, tapi tetap terasa premium berkat material soft touch. Kombinasi warna walnut brown dan carbon black bikin interior terasa hangat sekaligus elegan.
Fitur kenyamanan juga tidak main-main. Jok depan sudah dilengkapi ventilasi dan pengaturan elektrik, sementara panoramic sunroof elektrik memberi efek kabin lebih luas.
Setir berbalut kulit dengan tombol multifungsi juga jadi standar, ditambah layar kontrol 12,8 inci dan panel instrumen digital 8,8 inci yang memperkuat nuansa modern.
Spesifikasi Mesin PHEV dan EV
Beralih ke dapur pacu, varian PHEV mengusung mesin 1.5L khusus hybrid yang dipadukan motor listrik dan transmisi DHT.
Kombinasi ini menghasilkan tenaga mesin 105 hp dan motor listrik 195 hp, dengan total jangkauan diklaim bisa tembus lebih dari 1.000 km (berdasarkan pengujian CLTC). Angka yang jelas menggoda untuk perjalanan jarak jauh tanpa sering mampir ke SPBU atau charging station.
Sementara itu, versi EV dibekali baterai 69,2 kWh dengan teknologi Magic Battery Pro. Dalam kondisi penuh, jaraknya diklaim mencapai hingga 530 km.
Tenaganya juga tidak bisa dianggap remeh—sekitar 203,9 Tk dengan torsi 310 Nm, cukup untuk memberikan akselerasi yang responsif di berbagai kondisi jalan.
Dengan kombinasi desain, fitur, dan pilihan teknologi yang fleksibel, Eksion tampaknya bukan sekadar “pemain baru”. Ia datang membawa pendekatan yang lebih adaptif sekaligus memberi opsi, bukan memaksa.
Menarik ditunggu, apakah strategi ini cukup kuat untuk mengubah peta persaingan SUV elektrifikasi di Indonesia? Kita lihat saja saat peluncuran resminya dalam waktu dekat.