OTOTEKNO

Wuling Mitra EV Disulap Jadi Ambulans di EDRR 2026, Kabin Fungsional dan Perangkat Medis Lengkap

Menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan untuk mendukung kebutuhan layanan medis
Wuling Mitra EV Disulap Jadi Ambulans di EDRR 2026, Kabin Fungsional dan Perangkat Medis Lengkap. Foto: apakabar.co.id/DF
Wuling Mitra EV Disulap Jadi Ambulans di EDRR 2026, Kabin Fungsional dan Perangkat Medis Lengkap. Foto: apakabar.co.id/DF
apakabar.co.id, JAKARTA - Wuling Motors memamerkan Mitra EV Ambulans hasil kolaborasi dengan Ambulance Pintar Indonesia (API) di ajang Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Indonesia 2026.

Pada pameran mitigasi bencana yang berlangsung 12–14 Agustus 2026 di Hall D2, JIExpo Kemayoran, Wuling Mitra EV Ambulans hadir sebagai mobil listrik komersial yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan apapun.

Dalam kesempatan ini, pabrikan asal Tiongkok ini menampilkan Mitra EV Ambulans untuk mendukung layanan kesehatan dan mobilitas tanggap darurat.

Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors, Aditya Triananto menyampaikan bahwa pihaknya menampilkan kendaraan tersebut sebagai solusi mobilitas listrik yang dirancang untuk menunjang aktivitas tenaga medis sekaligus memudahkan proses penanganan pasien di lapangan.

“Partisipasi Wuling dalam ajang EDRR Indonesia 2026 menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik memiliki potensi yang luas, tidak hanya sebagai solusi mobilitas harian, tetapi juga mendukung kebutuhan layanan publik dan kesehatan,” ujar Aditya dalam keterangan resminya, Rabu (12/8).

Mitra EV Ambulans dikembangkan melalui kolaborasi Wuling dan API dengan memadukan platform kendaraan listrik Wuling dengan kebutuhan operasional ambulans.

Salah satu perhatian utama ada pada kabin pasien yang memiliki panjang 205 cm, tinggi 128 cm, dan lebar 140 cm.

Area tersebut dilengkapi lantai vinyl hospital grade antibakteri, sistem pencahayaan, AC, lemari peralatan dengan bracket, power inverter untuk peralatan medis, kursi petugas medis, hingga landasan stretcher.

Tak hanya mengandalkan ruang kabin, ambulans listrik ini juga membawa sejumlah perangkat untuk menunjang penanganan kondisi darurat.

Perlengkapannya mencakup patient monitor, wall aneroid tensimeter, scoop stretcher, head immobilization, AED defibrillator, portable suction, portable ventilator, neck collar, serta emergency bag.

Untuk membantu mobilitas saat menjalankan tugas darurat, bagian eksterior Mitra EV Ambulans turut dilengkapi flash lightbar dan sirine.

Desain bodinya juga dibuat untuk memudahkan proses keluar-masuk pasien, sebuah aspek penting dalam operasional kendaraan medis.

Basis kendaraan ini adalah Wuling Mitra EV, mobil listrik komersial yang mengusung konsep “Satu Rekan Banyak Solusi” dan tersedia dalam pilihan Blind Van serta Minibus.

Aditya menyebut, lewat Mitra EV Ambulans, pihaknya ingin memperlihatkan bahwa kendaraan listrik komersial tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan logistik dan operasional bisnis, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kendaraan khusus untuk sektor kesehatan dan tanggap darurat.

“Kehadiran kendaraan ini sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi kendaraan listrik ke sektor layanan publik, khususnya kebutuhan kesehatan, tanggap darurat, dan penanganan kondisi kebencanaan,” tutup Aditya.