EKBIS
Platform Asal Indonesia Lapakgaming Siap Bersaing di Kancah Global
apakabar.co.id, JAKARTA - Lapakgaming, platform top-up game dan hiburan digital asal Indonesia di bawah BUKA Group (PT Bukalapak.com Tbk) yang dirancang untuk mempermudah akses transaksi bagi para gamers siap bersaing di tingkat global.
AVP Gaming Growth and International Business, BUKA Group Hendi mengungkapkan Lapakgaming menghadirkan solusi one-stop solution yang tidak hanya cepat dan praktis, tetapi juga menjamin keamanan penuh bagi pengguna di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.
Lapakgaming tidak hanya melayani pasar domestik. Untuk menjangkau pasar internasional dan melayani komunitas gaming global, lini bisnis ini beroperasi di luar negeri dengan identitas Joytify.
"Langkah ini menegaskan visi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman transaksi kelas dunia tanpa batasan wilayah," ujar Hendi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1).
Fokus utama Lapakgaming adalah menghadirkan pengalaman transaksi terpercaya untuk ratusan judul game dan hiburan populer, mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, Genshin Impact, Valorant, Roblox, hingga berbagai layanan entertainment lainnya.
"Keamanan pengguna menjadi prioritas mutlak; seluruh proses top-up bersifat legal, instan, dan dilindungi dengan garansi uang kembali hingga 10x lipat," katanya.
Hingga saat ini, tambahnya, platform tersebut telah mencatatkan pencapaian signifikan dengan melayani jutaan pengguna melalui lebih dari 90 juta transaksi, didukung oleh ekosistem pembayaran yang lengkap mulai dari QRIS, e-wallet, transfer bank, hingga metode pembayaran global.
Menurut dia, lebih dari sekadar platform transaksional, Lapakgaming berkomitmen aktif dalam membangun dan membesarkan ekosistem gaming melalui berbagai inisiatif komunitas, salah satunya penyelenggaraan Lapakgaming Battle Arena Series 3 pada 24 dan 25 Januari 2026.
Lapakgaming menegaskan eksistensinya sebagai pemain kunci di industri hiburan digital, bersama Joytify siap menjadi mitra terpercaya bagi para gamers di Indonesia dan seluruh dunia.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

