NEWS
Maksimalkan Pencarian Korban Longsor Cisarua, SAR Tambah Dua Alat Berat
apakabar.co.id, JAKARTA - Pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memasuki hari ketujuh operasi. Demi mempermudah pencarian dan evakuasi, Tim SAR menambah dua unit alat berat.
Dua alat berat jenis excavator PC 200 nantinya akan ditempatkan di perbatasan sektor A2 dan A3 guna mempercepat pencarian dan penanganan dampak longsor sesuai peta operasi.
“Kami berharap cuaca hari ini lebih kondusif sehingga pencarian bisa dilakukan secara maksimal. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menurunkan tambahan dua alat berat guna mempercepat proses evakuasi,” kata Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo di Bandung, seperti dilansir Antara, Jumat (30/1).
Berdasarkan data terakhir pada Kamis (29/1) pukul 18.30 WIB, SAR Gabungan hingga akhir hari keenam telah mengevakuasi sebanyak 55 kantong jenazah dari lokasi kejadian dan sekitar 25 lainnya masih dicari
Proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat juga terus berjalan, dengan 41 kantong jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh pihak berwenang.
Wilayah pencarian fokus pada sektor-sektor yang memang dipetakan sebagai area tertinggi dampak longsor, sambil terus mengantisipasi kemungkinan longsor susulan yang dipicu kondisi tanah yang labil dan cuaca ekstrem.
Personel dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan relawan, secara bergantian menyisir titik-titik rawan dengan bantuan alat berat, anjing pelacak, hingga teknologi pendukung lainnya.
Sementara itu, jumlah warga yang masih belum ditemukan terus menjadi fokus pencarian SAR, dengan keluarga korban dan relawan terus berharap cuaca bersahabat mempercepat pekerjaan di lapangan.
Basarnas dan tim SAR tetap meminta doa serta dukungan dari masyarakat agar operasi yang sudah berjalan lebih dari seminggu itu dapat memberikan hasil terbaik bagi para korban dan keluarga terdampak bencana longsor di Cisarua.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

