EKBIS

Trump Melunak soal Greenland, Rupiah Menguat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Bloomberg
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Bloomberg
apakabar.co.id, JAKARTA - Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trum yang mulai melunak cukup memengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Hal itu terungkap dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Dalam pertemuan tersebut, Trump menyatakan tidak akan mengenakan tarif terkait Greenland.

"Ia juga mencatat bahwa AS akan terlibat dalam hak mineral Greenland," kata Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Rabu (22/1).
Mengutip Sputnik, Trump menyampaikan bahwa bahwa kerangka kerja untuk potensi perjanjian mendatang terkait Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas telah dikembangkan, pasca pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte.

Jika diselesaikan, perjanjian tersebut dinilai oleh Trump akan memberikan manfaat signifikan, tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi semua negara anggota NATO.

Trump juga menepis upaya penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland, tetapi tetap menginginkan AS mengakuisisi wilayah otonom milik Denmark itu dengan dalih keamanan nasional di tengah meningkatnya pengaruh China dan Rusia.
“Pernyataan ini membantu meredakan ketidakpastian seputar potensi ketegangan geopolitik AS-UE (Uni Eropa),” ujar Josua.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.902 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.963 per dolar AS.