SPORT

Luke Vickery Diincar Timnas Indonesia, Pengamat: Belum Teruji Penuh

Pemain keturunan Indonesia, Luke Vickery (kanan). Foto: istimewa
Pemain keturunan Indonesia, Luke Vickery (kanan). Foto: istimewa
apakabar.co.id, JAKARTA - Pengamat sepak bola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, menilai pemain Macarthur FC, Luke Vickery, merupakan talenta muda yang menjanjikan. Namun, pemain berusia 20 tahun itu tetap harus melalui persaingan ketat jika ingin menembus skuad timnas Indonesia.

Menurut Kusnaeni, Vickery memiliki sejumlah modal penting sebagai pemain sayap modern, terutama kecepatan dan kemampuan olah bola yang cukup menonjol.

“Vickery ini pemain potensial. Usianya masih muda dan dia punya kecepatan serta skill bermain yang bagus,” kata Kusnaeni dikutip dari Antara, Kamis (26/3).


Ia menambahkan, kualitas Vickery juga tercermin dari pengalaman dipanggil timnas Australia U-19. Hal itu menunjukkan bahwa bakatnya sudah masuk radar pembinaan sepak bola level internasional sejak usia muda.

Meski begitu, Kusnaeni menilai perjalanan karier profesional Vickery masih berada pada tahap awal sehingga kualitasnya belum sepenuhnya teruji di level tertinggi.

Kehadiran Vickery, lanjutnya, sebenarnya bisa menjadi tambahan menarik bagi tim Garuda, terutama karena gaya bermain timnas Indonesia belakangan kerap menggunakan pola 3-4-3 maupun 4-3-3 yang membutuhkan pemain sayap cepat dan agresif.

Namun, ia mengingatkan bahwa persaingan di sektor sayap timnas Indonesia saat ini sangat ketat. Sejumlah nama seperti Miliano Jonathans, Eliano Reijnders, Yakub Sayuri, Beckham Putra, Egy Maulana Vikri, hingga Witan Sulaeman sudah lebih dulu menjadi bagian dari persaingan di posisi tersebut.

Karena itu, Kusnaeni menilai federasi perlu terus memantau perkembangan Vickery sekaligus menjaga komunikasi agar peluang memperkuat timnas tetap terbuka.

“Ada banyak pemain diaspora berbakat seusia Vickery. Tugas BTN adalah terus memantau perkembangan mereka sekaligus merawat komunikasinya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa proses naturalisasi pemain tidak hanya soal kualitas individu, tetapi juga harus mempertimbangkan kebutuhan tim secara keseluruhan.

Nama Vickery sendiri belakangan menjadi sorotan setelah disebut masuk radar naturalisasi pelatih timnas Indonesia, John Herdman. Pemain sayap kanan Macarthur FC itu diketahui memiliki darah Indonesia dari garis keturunan nenek pihak ibu.


Sepanjang musim Liga Australia 2025/2026, Vickery tampil cukup konsisten dengan mencatatkan empat gol dan satu assist, serta 13 kali tampil sebagai starter dari total 22 pertandingan. 

Catatan tersebut meningkat signifikan dibanding musim sebelumnya yang hanya memberinya satu kesempatan tampil sebagai starter dari 11 laga.