NEWS

BNPB Tegaskan Prioritaskan Pemulihan Pascabencana

Foto udara material bebatuan menutupi kawasan pesawahan dan rumah akibat banjir bandang tiga pekan lalu di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat, Jumat (26/12/2025). Foto: Antara
Foto udara material bebatuan menutupi kawasan pesawahan dan rumah akibat banjir bandang tiga pekan lalu di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat, Jumat (26/12/2025). Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana masih menjadi prioritas khususnya mengenai penyelesaian hunian sementara (huntara).

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto menerangkan selain itu yang menjadi prioritas yakni masih adanya penyintas yang masih tinggal di tenda. Ia mengupayakan agar pada Idulfitri dapat berlebaran di huntara yang disediakan.

"Di Aceh Utara sendiri Huntara diusulkan 5.000 unit dan sudah terbangun 4.000 lebih, dan ini terus berlanjut," ujarnya saat mendatangi komplek hunian sementara (huntara) korban banjir besar di Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (28/2).
Dirinya menyampaikan, huntara Gampong Ulee Rubek itu menjadi salah satu lokasi yang sudah selesai dibangun di Kecamatan Seunuddon, bahkan sudah ditempati masyarakat.

Selain itu, huntara untuk Aceh sekitar 16 ribu unit, dan yang baru selesai dibangun diperkirakan sekitar 10 ribu unit. Diharapkan, sebelum lebaran semua hunian bisa ditempati penyintas banjir.
Ia menambahkan, memasuki bulan ketiga pascabencana banjir dan longsor sumatera, pemerintah masih tetap fokus serta terus melaksanakan pemulihan. Bahkan, Aceh Utara salah satu kabupaten yang saat ini sudah masuk transisi darurat pemulihan.

"Kita terus berjuang dan mengejar target, karena yang bangun huntara bukan hanya BNPB. Tapi ada juga dari Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, rumah zakat, dompet dhuafa dan sebagainya," paparnya.