EKBIS
GAPMMI Nilai Negosiasi RI-AS Penting Tingkatkan Daya Saing Ekspor
apakabar.co.id, JAKARTA - Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menilai hasil negosiasi Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menjadi bagian penting dalam upaya menjaga stabilitas iklim dan meningkatkan daya saing ekspor.
Dalam hal ini GAPMMI sejalan dengan pandangan dunia usaha bahwa kepastian pasar dan iklim usaha yang terjaga merupakan faktor penting bagi keberlanjutan industri. Khususnya ketersediaan dan keberlanjutan pasokan bahan baku industri.
"Dalam hal ini GAPMMI sejalan dengan pandangan dunia usaha bahwa kepastian pasar dan iklim usaha yang terjaga merupakan faktor penting bagi keberlanjutan industri," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2).
Adhi memandang bahwa negosiasi perdagangan yang dilakukan Pemerintah bisa memberikan kontribusi positif dalam menciptakan alternatif sumber bahan baku industri yang dibutuhkan.
Hal ini mendukung kelangsungan produksi dari industri pangan hilir, menjaga realisasi investasi, serta memastikan penyerapan tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri makanan dan minuman, termasuk menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, GAPMMI memandang bahwa proses negosiasi perdagangan yang dilakukan Pemerintah berkontribusi dalam mengurangi ketidakpastian perdagangan (trade uncertainty) dan memperkuat posisi daya saing produk unggulan Indonesia di pasar AS, seperti kakao, kopi, kelapa sawit (CPO) dan turunannya yang mendapatkan pengecualian tarif.
"Kepastian akses pasar serta tarif yang lebih kompetitif memberikan ruang bagi pelaku industri untuk meningkatkan efisiensi biaya, menjaga utilisasi kapasitas produksi, serta memperkuat perencanaan investasi yang berorientasi ekspor," ujar Adhi.
Sebagai bagian dari ekosistem dunia usaha, GAPMMI mendukung upaya Pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan nasional, perlindungan konsumen dan daya saing industri untuk keberlanjutan dunia usaha, serta berharap proses negosiasi dapat segera diimplementasikan secara konsisten.
"Bagi industri makanan dan minuman yang terintegrasi dalam rantai pasok global, kondisi ini menjadi faktor pendukung penting dalam mempertahankan dan memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar internasional," tambahnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

