NEWS

152 Rumah di Menteng Tenggulun Direnovasi Jadi Kampung Gotong Royong

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau langsung program Penataan Kawasan Kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Foto: aoakabar/Andrey
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau langsung program Penataan Kawasan Kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Foto: aoakabar/Andrey
apakabar.co.id, JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari serta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali meninjau langsung program Penataan Kawasan Kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). 

Program ini dilaksanakan tanpa penggusuran melalui kolaborasi non-APBN, dengan total 152 rumah direnovasi menjadi “Kampung Gotong Royong”. Dari total tersebut, sebanyak 100 rumah didukung oleh program CSR Astra, 25 rumah oleh pengusaha Boy Thohir, 25 rumah oleh Lawrence Barki, serta 2 rumah melalui gotong royong Kementerian PKP.

Selain renovasi hunian, program ini juga mencakup peningkatan infrastruktur kawasan, meliputi pembangunan jalan lingkungan, parkir terpadu, taman, serta fasilitas sanitasi yang sehat bagi masyarakat.

Maruarar Sirait menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci dalam menghadirkan hunian layak tanpa harus menggusur warga. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Percuma kita bangun rumah, perbaiki jalan, kalau ekonominya tidak baik. Nanti rusak lagi. Karena itu UMKM harus tumbuh,” ujar Maruarar.

Sebagai bagian dari pemberdayaan, sekitar 35 pelaku UMKM di kawasan tersebut akan mendapatkan pendampingan dari sektor perbankan melalui program literasi keuangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha warga agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan kualitas hunian, proyek ini juga membuka peluang kerja bagi warga setempat. Ratusan tenaga kerja diperkirakan terlibat dalam proses renovasi, seiring dengan target penyelesaian pada 15 Juni 2026.

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan kesiapan TNI Angkatan Laut untuk mendukung penuh program tersebut, termasuk melalui keterlibatan personel di lapangan.

“Kami dari TNI Angkatan Laut siap membantu, baik tenaga maupun dukungan lainnya, agar program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Muhammad Ali.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai kawasan Menteng Tenggulun memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata berbasis komunitas.

“Saya lihat ini bisa jadi tempat wisata. Kuliner di sini lengkap, tinggal dikemas dengan baik agar punya ciri khas,” kata Qodari.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan hasilnya dapat dirawat bersama.

"Tentunya hanya bisa terlaksana dengan baik kalau mendapatkan dukungan dari bapak ibu sekalian yang ada di tempat ini," pungkasnya