LIFESTYLE
Ancol-JIS Resmi Terintegrasi, Pengunjung Berpotensi Tak Perlu Bayar Tiket Masuk
apakabar.co.id, JAKARTA - Kawasan Ancol kini memiliki akses baru yang terhubung langsung dengan Jakarta International Stadium (JIS).
Terhubungnya antara Ancol-JIS makin memperkuat integrasi antara destinasi wisata, fasilitas olahraga, dan transportasi publik di ibu kota.
Peresmian konektivitas tersebut ditandai dengan beroperasinya Stasiun KRL JIS dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol.
Peresmian dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dalam rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Akses baru ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat yang ingin berkunjung ke Ancol maupun menghadiri berbagai kegiatan di JIS.
Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat kini dapat menjangkau kedua kawasan tersebut menggunakan transportasi publik secara lebih mudah dan efisien.
Pramono mengatakan kehadiran Stasiun KRL JIS dan JPO tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mengatasi persoalan transportasi yang selama ini muncul saat berlangsung konser maupun pertandingan sepak bola.
“Integrasi transportasi ini akan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum,” kata Pramono dalam pernyataannya dikutip Selasa (23/6).
Ia juga menilai pengunjung dapat memanfaatkan kawasan Ancol sebagai lokasi parkir sebelum melanjutkan perjalanan menuju JIS melalui JPO yang telah terhubung langsung.
“Ini akan mengurangi banyak traffic lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan kalau ada kegiatan konser maupun pertandingan sepak bola,” ujar Pramono.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji skema tarif baru setelah konektivitas Ancol dan JIS resmi beroperasi.
Menurutnya, Ancol berpeluang menerapkan kebijakan baru yang memungkinkan pengunjung masuk ke sejumlah zona tertentu tanpa dikenakan tiket masuk.
“Untuk tarifnya, saat ini kami sedang melakukan review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kita tidak melakukan tarif kepada orang, tapi ada special zone di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir saja,” kata Syahmudrian.
Ia menjelaskan pengunjung nantinya hanya dikenakan tarif parkir untuk mengakses area tertentu, sementara tiket masuk orang tidak lagi diberlakukan pada zona yang ditetapkan.
Meski demikian, tiket tetap diberlakukan bagi pengunjung yang ingin menikmati berbagai wahana rekreasi di dalam kawasan Ancol.
Syahmudrian menegaskan kajian tersebut masih berlangsung dan belum diberlakukan secara resmi.
Saat ini, Ancol masih menerapkan tarif masuk dengan skema yang berlaku seperti biasa.
Namun pada momen tertentu, Ancol tetap memberikan tarif khusus berupa pembebasan biaya masuk bagi pengunjung.
“Seperti hari ini (22 Juni), kita bebaskan semua pengunjung yang akan datang ke Ancol. Demikian juga tanggal 27 dan 28,” ujarnya.
Menurut Syahmudrian, integrasi Ancol dan JIS tidak hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Jakarta Utara.
Adapun keberadaan akses baru tersebut sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota modern yang mengedepankan konektivitas antar kawasan melalui sistem transportasi publik yang terintegrasi.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH