Geely Cetak Lonjakan SPK di GIIAS 2026, EX2 Paling Banyak Diburu
Penulis:
Farhan Fauran
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:11 WIB
Geely Cetak Lonjakan SPK di GIIAS 2026, EX2 Paling Banyak Diburu. foto: dok. Geely Auto Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA - GIIAS 2026 menjadi panggung yang cukup berarti bagi Geely Group. Bukan cuma soal memamerkan jajaran mobil baru, tetapi juga melihat sejauh mana produk dan teknologi yang mereka bawa mampu menarik perhatian konsumen Indonesia.
Hasilnya terbilang positif. Sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026, Geely Group mencatat 3.033 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Angka tersebut melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan pencapaian mereka pada GIIAS 2025.
Antusiasme pengunjung juga terlihat dari aktivitas test drive. Selama pameran berlangsung, lebih dari 2.000 pengunjung mencoba langsung kendaraan yang dibawa Geely dan ZEEKR, mulai dari mobil listrik (EV), plug-in hybrid (PHEV), hingga kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).
Menurut Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor yang cukup menentukan konsumen sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan.
“Feedback dari konsumen menunjukkan bahwa pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian, terutama setelah merasakan langsung build quality dan karakter berkendara yang kami tawarkan,” ujar Constantinus, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (14/8).
Geely EX2 Jadi Primadona
Dari ribuan SPK tersebut, Geely EX2 menjadi model yang paling banyak dipilih. Mobil listrik kompak ini menyumbang sekitar 70 persen dari total SPK Geely Group selama GIIAS 2026.
Dengan kontribusi tersebut, EX2 menjadi salah satu produk yang paling mencuri perhatian di booth Geely. Bahkan, minat terhadap mobil ini tidak hanya terlihat dari angka pemesanan, tetapi juga dari tingginya jumlah pengunjung yang ingin mencobanya secara langsung.
Geely menyebut lebih dari 6.500 konsumen di Indonesia telah memilih EX2. Model ini menawarkan pendekatan yang cukup sederhana untuk mobil listrik perkotaan: bodi kompak, teknologi elektrifikasi, serta kepraktisan yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Soal harga, Geely EX2 dipasarkan mulai dari Rp239,9 juta. Konsumen juga mendapatkan sejumlah keuntungan kepemilikan, termasuk wall charger beserta instalasi dasar dan portable charger.
Menariknya, tingginya permintaan selama GIIAS 2026 sudah diantisipasi Geely. Lebih dari 2.000 unit EX2 telah disiapkan untuk memenuhi pesanan konsumen.
Sejumlah unit yang dipesan selama pameran bahkan sudah mulai dikirimkan. Langkah ini menjadi penting, terutama di tengah semakin ramainya persaingan mobil listrik di Indonesia, ketika konsumen tidak hanya melihat harga dan fitur, tetapi juga mempertimbangkan seberapa cepat kendaraan bisa mereka terima setelah melakukan pemesanan.
Bagi Geely Group, capaian di GIIAS 2026 sekaligus menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia mulai semakin terbuka terhadap pilihan mobilitas yang lebih beragam. Dan dari seluruh model yang mereka bawa, EX2 sejauh ini menjadi produk yang paling berhasil mencuri perhatian konsumen.