OTOTEKNO
Hino Salurkan CSR Engine J08C ke PKTJ Tegal, Perkuat Sinergi Industri-Pendidikan
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi nasional.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Hino menyalurkan Engine Running Hino 500 Series J08C kepada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, Jawa Tengah.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif “Link and Match Industri dan Pendidikan”, yang bertujuan menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kurikulum pendidikan vokasi.
Engine Running Hino 500 Series J08C tersebut akan digunakan sebagai media pembelajaran praktis bagi mahasiswa.
Khususnya untuk mempelajari teknologi mesin diesel kendaraan niaga yang banyak diaplikasikan di sektor logistik, konstruksi, dan transportasi umum di Indonesia.
Dengan metode pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman teknis yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.
Mesin J08C sendiri merupakan salah satu mesin andalan Hino pada lini Hino 500 Series.
Mesin ini dikenal memiliki performa tangguh, efisiensi bahan bakar yang optimal, serta daya tahan tinggi, sehingga banyak digunakan oleh pelaku usaha transportasi dan industri di Tanah Air.
HCGA CARM Division Head HMSI, Erwin Walesa, menyatakan bahwa melalui program CSR ini, pihaknya ingin berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan vokasi.
“Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti PKTJ menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memahami langsung teknologi kendaraan niaga yang digunakan di industri,” ujar Erwin melalui keterangan resminya, Kamis (29/1).
Sementara itu, Direktur PKTJ, Bambang Istiyanto, mengatakan, kehadiran Engine Running Hino J08C akan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai teknologi kendaraan niaga yang mereka temui di lapangan,” jelasnya.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Hino dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek sosial dan pengembangan kompetensi SDM.
Dengan memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan, Hino berharap dapat membantu mencetak tenaga profesional transportasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung pertumbuhan sektor transportasi nasional.
Ke depan, Hino menegaskan akan terus menghadirkan berbagai program kolaboratif bersama institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri transportasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH