EKBIS

Reaksi Gojek-Grab soal Fenomena 'Krisis Ojol' di Jakarta

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu orderan di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (10/2/2025). Foto: Antara
Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menunggu orderan di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (10/2/2025). Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA - Dalam sepekan terakhir masyarakat mengeluhkan susah memesan ojek online (ojol) di Jakarta. Bahkan, fenomena tersebut sampai dilabeli sebagai 'krisis ojol'. Lantas apa penyebab utamanya?

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan mengungkapkan sejumlah faktor penyebab lonjakan tingkat permintaan, khususnya di Jakarta, sehingga pelanggan sulit mendapatkan mitra pengemudi di jam-jam tertentu pada periode akhir Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri ini.

"Di sisi lain, pada periode akhir Ramadan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek, khususnya yang beroperasi di kota-kota besar, ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/3).

Data internal Gojek pada tahun 2025 menunjukkan bahwa para mitra kembali beraktivitas secara bertahap dalam minggu pertama hingga kedua setelah Hari Raya Idulfitri, seiring dengan kembali normalnya aktivitas masyarakat usai masa libur.
Di luar hal-hal tersebut, Bambang mengatakan faktor eksternal seperti cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik serta berakibat pada kepadatan lalu lintas turut mempengaruhi ketersediaan mitra pengemudi.

"Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini seringkali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra," ujar dia.

Untuk mengantisipasi hal ini, Gojek mengimbau pengguna dapat mengalokasikan waktu lebih lama dalam melakukan proses pemesanan maupun perencanaan perjalanan.

Sementara, dari sisi mitra pengemudi, Gojek akan mengimplementasikan skema tarif khusus yang berlaku di periode libur Hari Raya Idulfitri untuk meningkatkan peluang pendapatan mitra.

"Terdapat pula insentif atau bonus pendapatan tambahan untuk mitra driver yang telah menyelesaikan jumlah order tertentu. Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idulfitri," kata Bambang.
Gojek menurutnya tetap memastikan tetap berkomitmen memastikan kemudahan dan kenyamanan, serta di saat yang sama menawarkan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi mitra driver mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan.

Sementara itu Director of Mobility, Food, & Logistics, Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, mengaku telah mendengar keluhan masyarakat soal 'krisis ojol' di Jakarta. Secara umum, terangnya, layanan Grab tetap beroperasi normal, meskipun pada waktu dan area tertentu sebagian pengguna bisa menunggu lebih lama dari biasanya.

"Hal ini terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir permintaan layanan mobilitas maupun pengantaran, termasuk GrabExpress, GrabFood, dan layanan lainnya, mengalami peningkatan yang cukup tinggi," ujar Tyas Widyastuti.

"Pada saat yang sama, ketersediaan mitra pengemudi juga turut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi cuaca hujan ekstrem yang sempat menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan, serta kepadatan lalu lintas yang lebih tinggi dari biasanya," tambahnya.
Tyas memastikan, saat ini tim operasional Grab tengah melakukan berbagai langkah untuk menstabilkan kembali ketersediaan mitra dan menjaga kualitas layanan. Termasuk melalui berbagai penyesuaian operasional guna memastikan keseimbangan antara permintaan layanan dan ketersediaan mitra di lapangan.

Grab akan terus memantau perkembangan situasi ini secara berkala. Selain itu, Grab bakal melakukan penyesuaian operasional yang diperlukan agar layanan bagi pengguna, merchant, maupun mitra dapat kembali berjalan lebih optimal, khususnya menjelang periode Ramadan dan Idulfitri di mana permintaan layanan biasanya meningkat.

"Kami terus berkomitmen memastikan semua layanan kami dapat digunakan secara optimal oleh pengguna dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan bagi para Mitra Pengemudi, Mitra Merchant, serta bagi pengguna, terutama di momen jelang Idulfitri," kata dia.