SPORT

Timnas Indonesia Terancam Absen di Asian Games 2026, NOC Protes Ke OCA

Timnas Indonesia U-23 saat tampil di ajang SEA Games 2025 di Thailand. Foto: Antara
Timnas Indonesia U-23 saat tampil di ajang SEA Games 2025 di Thailand. Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) melayangkan protes resmi setelah muncul kepastian bahwa Tim Nasional (Timnas) Indonesia terancam absen dari cabang sepak bola pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengintensifkan jalur diplomasi menyusul regulasi baru yang dinilai janggal dan tidak lazim dalam ajang olahraga multicabang.

“Kami sudah menyikapi apa yang dilakukan oleh OCA. Kalau sepak bola dilakukan proses grading tanpa kualifikasi terbuka, ini tidak biasa,” ujar Okto usai bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Jakarta, Jumat (20/2).


Persoalan ini bermula dari kebijakan baru yang ditetapkan Olympic Council of Asia (OCA) bersama Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang mensyaratkan hanya tim-tim yang lolos Piala Asia U-23 2026 yang dapat tampil di Asian Games 2026.

Kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap Indonesia. Setelah gagal menembus putaran final Piala Asia U-23, peluang skuad Garuda untuk tampil di pesta olahraga terbesar Asia itu pun terancam tertutup.

Menurut Okto, mekanisme “grading” tanpa sistem kualifikasi terbuka seperti yang lazim diterapkan di Asian Games merupakan preseden baru yang patut dipertanyakan.

“Ini ajang multicabang, bukan turnamen tunggal. Biasanya ada mekanisme partisipasi yang lebih inklusif. Kalau langsung dipersempit tanpa kualifikasi terbuka, tentu banyak negara yang dirugikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, NOC Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan OCA untuk mencari solusi terbaik. Dukungan pemerintah, termasuk dari Menteri Pemuda dan Olahraga, disebut sangat membantu membuka akses dialog langsung dengan otoritas olahraga Asia.

“Kami berterima kasih atas dukungan Pak Menpora. Komunikasi yang kami lakukan langsung ke OCA mudah-mudahan berdampak terhadap kebijakan yang akan diambil,” kata Okto.


Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober di Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang ini akan mempertandingkan 43 cabang olahraga dan menjadi salah satu barometer kekuatan olahraga Asia menuju Olimpiade berikutnya.

Sepak bola selama ini menjadi salah satu cabang bergengsi dengan daya tarik tinggi, baik dari sisi prestasi maupun dukungan publik. Absennya Indonesia tentu akan menjadi kerugian besar, bukan hanya bagi atlet dan federasi, tetapi juga bagi semangat kompetisi kawasan.