SPORT
Tembus Final, Falen/Ethan Selangkah Lagi Juara Seri 4 ITF M-15 Amman 2026
apakabar.co.id, JAKARTA – Ganda muda Indonesia, Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp, tampil impresif untuk memastikan tiket ke final seri keempat ITF World Tennis Tour M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.
Bermain di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Jumat (4/9/2026), Falen/Ethan kembali membuat kejutan dengan menumbangkan pasangan unggulan keempat Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi dua set langsung, 6-4, 6-4.
Hasil tersebut melanjutkan kejutan yang dibuat pasangan Indonesia itu sehari sebelumnya. Falen/Ethan sukses menyingkirkan unggulan pertama asal Selandia Baru, Isaac Becroft/Reece Falck.
Meski secara peringkat berada di bawah Jorgensen/Taguchi, Falen/Ethan mampu tampil lebih tenang dan efektif sejak awal pertandingan. Mereka merebut set pertama dengan skor 6-4.
Memasuki set kedua, pasangan Indonesia yang tampil tanpa beban semakin percaya diri. Rafalentino yang baru berusia 16 tahun tampil agresif dengan pukulan forehand dan backhand, sementara Ethan tampil solid di depan net melalui permainan voli.
Kombinasi tersebut kembali membuat Jorgensen/Taguchi kesulitan mengembangkan permainan. Falen/Ethan akhirnya mengunci kemenangan 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 6 menit.
Bagi Rafalentino, keberhasilan mencapai final menjadi pencapaian tersendiri dalam perjalanan mereka sebagai pasangan ganda.
"Kemenangan hari ini menjadi kado terbaik untuk kompatriot saya yang sedang merayakan ulang tahun ke-17. Ini juga menjadi rekor tersendiri bagi kami karena untuk pertama kalinya mencapai final bersama," ujar Falen.
Falen menambahkan, fokus menjadi salah satu kunci kemenangan pada pertandingan semifinal.
"Kami terus fokus dan tidak boleh lengah di setiap game. Itu menjadi faktor penting untuk memenangkan pertandingan semifinal hari ini," katanya.
Sementara itu, Ethan memuji penampilan rekannya yang dinilai mampu menjaga semangat sekaligus mengatur strategi pada momen-momen krusial.
"Falen bermain luar biasa. Dia selalu memberikan semangat dan mampu mengatur strategi dengan baik, terutama saat poin-poin kritis," ujar Ethan.
Menghadapi final, Ethan mengaku akan tetap bermain dengan gaya yang sama.
"Saya akan bermain tanpa beban seperti biasa, tetapi tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik," tuturnya.
Pada partai final, Sabtu (5/9/2026), Falen/Ethan akan menghadapi pasangan unggulan kedua Alexander Chang dan Pablo Perez Ramos.
Pasangan Amerika Serikat/Spanyol tersebut melaju ke final setelah mengalahkan wakil India, Shanker Heisnam/Karan Singh, dengan skor 6-3, 6-4.
Nathan Barki Terhenti di Perempat Final
Sementara itu, langkah tuan rumah Indonesia di sektor tunggal putra harus terhenti di babak perempat final. Nathan Barki tak mampu mengatasi unggulan keempat asal India, Karan Singh.
Bertanding di Lapangan D, Bali Beach Country Club, Nathan menyerah dua set langsung 1-6, 4-6 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 16 menit.
Nathan yang berusia 21 tahun berada di bawah tekanan sejak set pertama. Karan Singh tampil solid dan konsisten sehingga mampu merebut set pembuka dengan skor telak 6-1.
Nathan mencoba bangkit pada set kedua dengan meningkatkan tempo permainan dan menerapkan pola servis-voli. Namun, usaha tersebut belum cukup untuk membendung permainan Karan Singh yang berusia 23 tahun.
Karan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-4 sekaligus memastikan tiket ke semifinal.
Di babak empat besar, Karan Singh akan berhadapan dengan Ryotaro Taguchi. Petenis Jepang tersebut lolos setelah melewati pertarungan sengit melawan Hayden Jones dengan kemenangan 6-0, 5-7, 7-5.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

