EKBIS
DPR Minta PLN Jaga Pasokan Listrik di Daerah Bencana
apakabar.co.id, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan meminta PT PLN (Persero) UID Jawa Barat untuk mengawal pasokan listrik selama bulan Ramadhan, khususnya bagi masyarakat yang wilayah terdampak bencana alam.
"Saya sudah berbicara langsung kepada pihak PLN di daerah agar jangan sampai ada pemadaman selama bulan Ramadan ini. Terutama bagi masyarakat korban bencana yang saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian, mereka harus tetap mendapat support listrik yang memadai," kata Irsan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2).
Permintaan ini disampaikan Irsan usai menghadiri agenda pengawasan langsung implementasi program elektrifikasi nasional di Jawa Barat.
Irsan yang baru saja kembali meninjau penanganan pascabencana di Daerah Pemilihannya (Dapil) Aceh II, menekankan bahwa kelompok rentan seperti para pengungsi membutuhkan perhatian ekstra.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah, seperti bantuan genset darurat dari Kementerian ESDM yang telah didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak.
"Bantuan dari Kementerian ESDM sudah mereka dapati. Harapan kita bersama, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, para pengungsi tetap mendapatkan aliran listrik agar ibadah mereka berjalan lancar tanpa kendala pemadaman," ujarnya.
Pada kesempatan sama, Irsan turut mengomentari potensi energi panas bumi (geothermal) Jawa Barat yang sangat melimpah dan menjadi andalan dalam transisi energi nasional.
Namun, ia juga mengingatkan agar proses eksplorasi dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya melibatkan perusahaan yang benar-benar kompeten.
"Geotermal ini adalah energi bersih, tetapi biaya eksplorasinya sangat mahal dan risikonya tinggi, mirip seperti mengeksplorasi minyak. Kita sudah melihat ada perusahaan, seperti Star Energy Geothermal yang sudah membuktikan produksinya dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Ke depan, kata Irsan, perusahaan lain yang ingin menggali potensi geothermal agar memerhatikan kompetitif yang sejalan dengan rencana transmisi yang disediakan oleh PLN.
Ia mengingatkan agar proyek eksplorasi tidak diberikan kepada perusahaan yang hanya bermodal "coba-coba", karena kegagalan eksplorasi hanya akan berujung sia-sia. Selain kompetensi teknis, Irsan juga sangat menekankan pentingnya Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
"Perusahaan tidak mungkin bisa beroperasi sendirian tanpa masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, masyarakat harus dilibatkan dan merasakan langsung manfaatnya. Program CSR sangat diperlukan, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan, guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat sekaligus menjaga kelestarian alam," tuturnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY

